RAMADHAN Kini Pasti Akan berlalu By Badri HS QH

Badri
banner post atas

 

RAMADHAN kini pasti akan berlalu
Namun kita masih duduk termangu
Apa yg kita lakukan dlam Ramadan
Mjdi catatan sejarah dlm kehidupan

Ramadan itu persembahan hamba
Kepada Sang Khaliq yg maha kuasa
Ktika Sang Khaliq ,dlm Hadits Qudsi
“PUASA itu untuk – Ku ”واناله اجزى به

Iklan

Maka setiap hamba bergetar hatix
Saat memasukinya bulan yg suci
Getaran jiwa terus dijaga, dipelihara
Selama bulan Ramadhan bersama

Menjelang datang dan berakhirnya
Perlahan cahaya bulan redupannya
fokus kita tlah mulai ada perubahan
baju baru anak-istri mulai dipikirkan

Menghitung hari kapan Tunjangan
Yakni Hari Raya (THR) dibayarkan
Ingin mudik ke kampung halaman
& mulai menomorduakan Ramadan

Menelusuri awal -awal bln ramadan
Masjid مصلىramai dlm shap shapan
Di pertengahan akhir dari ramadhan
Sudah tampak shap dlm kemajuan

Tiba-tiba diri kita tlh berada di akhir
Pengujung Ramadan mau berakhir
Hampir saja lupa tunaikan زكاة fitri
Sudah mulai terdengar tambir ilahi

Apakahرمضان berakhir lalu gembira?
Karena kembali mjdi fitrah manusia
Lalu stlh suci tak mau silaturrahmi
Agar semua dosa dapat di ampuni?

Ketika senyum indah di wajah insan
Lama tak bersua di kmpg halaman
Kutengokkan ke kiri & juga ke kanan
Semua m’yambut hari kemenangan

Semua memakai pakaian barunya
tanda mrk kembali ke fitrah mereka.
Tapi mengapa tak kulihat cahaya
Ampunilah kami bersama keluarga

Boleh jadi mereka yang bergembira
Penuh harap agar ibadahx diterima
Gembira di hari Lebaran tanda cinta
Slalu berbaik sangka pada yg kuasa

Cemas itu wajar tak ada salahnya
jangan-jangan رمضان trakhir bagiكيتا
orang tua, pasangan, anak, saudara
Semoga tak terjadi dlam prasangka

Rasulullah SAW dlam sbh hadisnya
Sekiranya ummatku itu mengetahui
kebajikan yg ada di bln Ramadan ini
Mengharapkan رمضان itu tiada henti

BACA JUGA  TENTANG KESAKTIAN PANCASILA

Begitu banyak keutamaan bln رمضان
Para penceramah sll mengingatkan
Agar syahru رمضان slalu di hidupkan
Perbanyak ibasah dan baca alquran

Fi syahriرمضان pintu2 syurga dibuka
Dan الله menutup pintu-pintu neraka,
Syaithan -syaithan di blenggu smua
Di beri pluang ibadah sluas luasnya

QS Al-A’raf Ayat179 Allah berfirman
وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيرًا مِنَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ ۖ لَهُمْ قُلُوبٌ لَا يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لَا يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ آذَانٌ لَا يَسْمَعُونَ بِهَا ۚ أُولَٰئِكَ كَالْأَنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ ۚ أُولَٰئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَ
“Dan bahu-membahu Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka memiliki mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka memiliki indera pendengaran (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). mereka itu sebagai hewan ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. mereka Itulah orang-orang yang lalai.” (QS. Al-A’raf: 179)

Memaafkan bukan soal menyerah
Dan bukan pula soal kita mengalah
Dan bukan soal kita mengaku salah
Namun perintah الله dan Rasulullah

Memaafkan semata karna ilahi ربى
Memaafkan bkn sekedar basa- basi
Agar kelak di akhirat pnuh ridho الهى
Masuk syurga ilahi bighairi hisabi
Jakarta, 24 April 2021