Jakarta – Suasana penuh syukur dan kebahagiaan menyelimuti keluarga besar Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta setelah menerima bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Bantuan tersebut berupa dua ekor sapi kurban berukuran besar dengan berat masing-masing sekitar 1,2 ton.
Atas nama para santri, jamaah, dan masyarakat sekitar pesantren, Pimpinan Yayasan Mi’rajush Shibyan Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta, Kiai H. Muhammad Suhaidi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas perhatian serta kepedulian Presiden kepada masyarakat pesantren.
Dalam doanya, Kiai Haji Muhammad Suhaidi mengungkapkan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar pemberian hewan kurban, tetapi juga bentuk perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan, dakwah, dan pembinaan umat yang dilakukan oleh pesantren.
“Atas nama santri, para jamaah, dan masyarakat sekitar Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta, kami mengucapkan Alhamdulillah wa Syukurillah kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Haji Prabowo Subianto yang telah dengan tulus ikhlas memberikan amanah berupa dua ekor sapi kurban yang masing-masing berbobot sekitar 1,2 ton,” ungkapnya.
Beliau menegaskan bahwa sebagai rakyat yang merasakan manfaat dari perhatian pemerintah, keluarga besar pesantren tidak memiliki balasan yang lebih berharga selain doa. Menurutnya, doa merupakan bentuk penghormatan dan dukungan moral yang tulus bagi pemimpin bangsa yang sedang mengemban amanah besar untuk kemajuan Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Kiai H. Muhammad Suhaidi, juga mengajak seluruh jamaah dan santri untuk mendoakan Presiden beserta jajaran pemerintah agar senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, serta petunjuk dalam menjalankan tugas-tugas kenegaraan.
“Dari kami, sekali lagi sebagai rakyat Bapak di Pesantren Nahdlatul Wathan, hanya doa yang dapat mengiringi perjalanan perjuangan Bapak untuk bangsa dan negara Republik Indonesia. Kami mencintai dan menghormati Bapak,” ujarnya.
Doa bersama kemudian dipanjatkan dengan harapan agar Presiden Republik Indonesia beserta seluruh jajaran pemerintah selalu berada dalam bimbingan, perlindungan, dan pemeliharaan Allah SWT, sehingga dapat menjalankan amanah kepemimpinan dengan baik dan membawa manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia.
Bantuan dua ekor sapi kurban tersebut disambut antusias oleh para santri dan masyarakat sekitar pesantren. Selain menjadi wujud kepedulian sosial, bantuan ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat pesantren dalam membangun bangsa yang religius, harmonis, dan sejahtera.
Momentum Iduladha tahun ini pun menjadi semakin bermakna bagi keluarga besar Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta. Di tengah semangat berkurban dan berbagi, mereka tidak hanya menerima bantuan yang bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadikannya sebagai sarana untuk memperkuat rasa syukur, persatuan, dan doa bagi para pemimpin bangsa.





