Wawancara Eksklusif SinarLIMA: Menilik Karakter dan Komitmen SMP Laboratorium Jakarta Bersama Yusmanto, SS
JAKARTA, Sinar5News.com – Pendidikan bukan sekadar transfer ilmu pengetahuan (transfer of knowledge), melainkan sebuah proses panjang dalam menyentuh hati dan membentuk karakter anak bangsa. Prinsip kuat inilah yang dipegang teguh oleh Yusmanto, SS, Kepala SMP Laboratorium Jakarta.
Di ruang kerjanya pada Selasa, 26 Mei 2026, wartawan SinarLIMA, Marolah Abu Akrom, S.Ag, MM, berkesempatan melakukan wawancara mendalam mengenai progres sekolah, tantangan kepemimpinan, hingga persiapan kelulusan siswa kelas 9. Berikut petikan wawancaranya:
Pindah ke Jakarta Demi Pengalaman Baru dan Luasnya Wawasan
SinarLIMA: Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh. Selamat siang, Pak. Bisa diceritakan sejak kapan Bapak bertugas di SMP Laboratorium Jakarta dan dari mana asal Bapak?
Yusmanto, SS: Waalaikumussalam warahmatullah wabarakatuh. Saya bertugas di sini sejak tahun 2024 hingga sekarang, jadi sudah berjalan hampir 3 tahun. Asal saya dari Prabumulih, Sumatera Selatan, namun saat ini tinggal di Kota Depok, Jawa Barat.
SinarLIMA: Perjalanan dunia pendidikan Bapak tentu sangat luas. Mengapa memilih menyeberang dari Depok untuk memimpin sekolah di Jakarta?
Yusmanto, SS: Betul, sebelumnya saya memang kepala sekolah di Kota Depok. Saya memutuskan ke Jakarta karena ingin melebarkan sayap, mencari pengalaman baru, memperbanyak teman pergaulan, dan yang paling penting adalah menambah wawasan di lingkungan yang lebih besar.
Tiga Tahun Memimpin: Progres Fisik, Manajemen, dan Lonjakan Siswa
SinarLIMA: Selama hampir 3 tahun ini, bagaimana Bapak melihat perkembangan SMP Laboratorium Jakarta secara umum?
Yusmanto, SS: Saya melihat sekolah kita sangat berprogres ya. Sejak manajemen diambil alih oleh Ustaz (Marolah Abu Akrom), kelihatan peningkatan yang luar biasa. Dari segi fisik, fasilitas bertambah bagus. Alhamdulillah, Yayasan sangat peduli dan memperhatikan performa sekolah kita.
Selain itu, jumlah siswa kita selama 3 tahun saya menjabat bertambah signifikan. Walaupun belum sampai membuka dua kelas baru, tapi kuota satu kelas yang ada selalu penuh terus. Ke depan, mudah-mudahan bisa bertambah kelas lagi.
“Pendidikan di SMP Laboratorium Jakarta tidak hanya memberikan kemampuan akademis, tetapi juga mendidik anak agar cerdas secara emosional, spiritual, bahkan finansial.” – Yusmanto, SS.
Perjuangan Subuh dan Seni Memimpin dengan Hati
SinarLIMA: Bicara soal tantangan, jarak Depok-Jakarta itu lumayan jauh. Bagaimana Bapak menghadapi kendala medan dan perjalanan setiap hari?
Yusmanto, SS: Tantangan terberatnya memang harus bangun pagi sekali. Jam 03.30 WIB saya sudah bangun, shalat malam (tahajud dan hajat), lalu subuh berjamaah. Setelah itu langsung berangkat ke stasiun kereta agar tidak ketinggalan dan tidak terlambat sampai sekolah. Kalau di awal terasa jauh, sekarang sudah terbiasa. Saya anggap perjalanan ini sebagai rekreasi saja, jadi dinikmati (enjoy).
SinarLIMA: Bagaimana dengan pendekatan Bapak kepada rekan-rekan guru di sekolah?
Yusmanto, SS: Alhamdulillah, guru-guru di sini rata-rata usianya berada di bawah saya, mereka komunikatif dan mau dibimbing. Guru adalah modal utama sekolah. Pendekatan saya bukan dengan tekanan (stressing), melainkan dengan tantangan (challenge). Kita berikan penegasan dan target khusus, tapi suasananya harus membuat mereka bahagia. Kalau guru bahagia, mengajarnya pun akan maksimal.
Membentuk Karakter: “Berakhlak Mulia, Siap Mendunia”
SinarLIMA: Bagaimana Bapak melihat kondisi karakter siswa di SMP Laboratorium Jakarta saat ini?
Yusmanto, SS: Alhamdulillah, anak-anak yang berkasus sangat jarang dan semuanya terkendali. Kuncinya adalah menyentuh hati mereka. Zaman sekarang kita tidak bisa lagi memakai kekerasan fisik atau sekadar berteriak, apalagi ada aturan Komnas HAM yang harus kita hormati. Kita ajak mereka bicara dari hati ke hati.
SinarLIMA: Menarik sekali, Pak. Untuk wisuda kelulusan tahun ini, kabarnya sekolah mengusung tema yang sangat visioner?
Yusmanto, SS: Benar, wisuda kali ini mengusung tema “Protinic Character: Ready for the World” yang artinya Berakhlak Mulia, Siap Mendunia. Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa di tengah era digital dan globalisasi yang maju ini, akhlak harus tetap mendampingi modernitas. Rasulullah SAW bersabda bahwa akhlak itu di atas ilmu. Banyak lembaga pendidikan formal maupun pesantren yang goyah karena melupakan dasar akhlak ini. Kami tidak ingin anak-anak hanya sukses akademis tapi miskin akhlak.
Sidang Pleno Kelulusan: Setiap Anak Punya Keistimewaan
SinarLIMA: Hari ini baru saja dilaksanakan rapat kelulusan siswa kelas 9. Bisa digambarkan bagaimana jalannya rapat tersebut?
Yusmanto, SS: Kami baru saja selesai melaksanakan sidang pleno kelulusan yang berlangsung sekitar 1,5 jam. Rapat ini wajib dilakukan setiap tahun untuk mendengarkan laporan dari bagian kurikulum mengenai kriteria kelulusan.
Adapun kriteria utama kelulusan siswa meliputi:
-
Tercatat sah di Dapodik sebagai siswa SMP Laboratorium Jakarta tahun ajaran 2025/2026.
-
Mengikuti seluruh kegiatan sekolah selama 3 tahun.
-
Mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) / ujian sumatif terakhir.
-
Dinyatakan lulus melalui sidang pleno.
Catatan: Sesuai hasil rapat, pengumuman resmi kelulusan baru akan dipublikasikan secara serentak pada tanggal 2 Juni 2026 mendatang.
SinarLIMA: Bagaimana pandangan para guru terhadap hasil belajar siswa kelas 9 tahun ini?
Yusmanto, SS: Saya menanyakan langsung pandangan para guru terhadap murid kelas 9 satu per satu. Secara umum, progres anak-anak sangat baik. Kita harus paham bahwa Allah menciptakan anak dengan berbagai talenta dan potensi yang berbeda. Ada anak yang mungkin secara akademis umum rendah, tetapi saat ujian SBK (Seni Budaya dan Keterampilan), hasilnya paling bagus dan menonjol. Jadi, tidak ada anak yang benar-benar kurang; masing-masing punya kelebihan uniknya sendiri.
Pesan Mendalam untuk Lulusan Kelas 9
SinarLIMA: Terakhir Pak, apa pesan-pesan Bapak untuk anak-anak kelas 9 yang akan segera meninggalkan bangku SMP?
Yusmanto, SS: Selamat dan sukses untuk kalian semua! Semoga kalian bisa sukses di jenjang berikutnya, baik di SMA, SMK, maupun Madrasah Aliyah. Pesan saya:
-
Jaga nama baik almamater sekolah kita di mana pun kalian berada.
-
Jangan pernah lupakan shalat dan ibadah kepada Allah SWT.
-
Teruslah bermimpi besar, iringi dengan ikhtiar, dan selalu yakin pada ketetapan Allah SWT.
SinarLIMA: Terima kasih banyak atas bincang-bincang inspiratifnya, Pak Yusmanto. Sukses selalu untuk SMP Laboratorium Jakarta.
Yusmanto, SS: Sama-sama, terima kasih kembali SinarLIMA.
(Reporter: Marolah Abu Akrom / Editor: Redaksi Sinar5News.com)




