Prof H Agustitin: WISATA BATINNIAH DENGAN Ber-Tasawuf UNTUK MENGGAPAI SUBSTANSI BERKETUHANAN , SERI KE SEBELAS*

Prof H Agustitin: WISATA BATINNIAH DENGAN Ber-Tasawuf UNTUK MENGGAPAI SUBSTANSI BERKETUHANAN , SERI KE SEBELAS*

*“Barang siapa yang melaksanakan fiqh saja tanpa dibarengi dengan pelaksanaan tasawuf,maka ia termasuk orang yang fasiq. Siapa yang hanya melaksanakan tasawuf saja tanpa fiqh, maka ia termasuk orang zindiq. Siapa yang mengerjakan keduanya secara sinergis, maka ia orang-orang yang mencapai derajat hakikat”.*

*Setiap tarekat mempunyai mursyid. Siapa yang ingin ajaran dan amalan tarekat, maka ia harus mengikuti mursyidnya(penuntunya)*

Pengamalan tasawuf harus di pahami seperti analogi sbb: Syariat itu tatanan , tarekat adalah pelaksanaan, sedang ma’rifat adalah tujuan pokoknya, yaitu pengenalan kepada Allah yang sebenar-benarnya.
Apabila dianalogikan syariat sebagai perahu, tarekat sebagai lautan, dan hakikat adalah mutiaranya
Jadi orang tidak akan dapat mutiara apabila tidak melewati lautan dengan menggunakan perahu.

Dan sesungguhnya Ajaran tasawuf tidak memisahkan fiqh dengan tasawuf yakni melalui bisyarah Nabi Hidhir as. Berkaitan dengan hal itu,

Tareqat merupakan intisari dari substansi bacaan zikir sehari-hari yang biasa diamalkan,. *Pengamalan, tarekat wajib dibaca dan dipahami maknanya dan jika ditinggal harus diqada*

*Dzikir tarekat yang di baca adalah bacaan yang sesuai tujuan yang akan di tuju dengan berhaluan pada perkiraan TAUHID*

*Bacaan wirid tetap konsisten melalui penghayatan hingga mendapatkan cahaya terang benderang tanpa batas. orang-orang yang diamanahkan sang pendiri tarekat ketika masih hayat. Praktisnya cara penguatan TAUHID bisa menjadi alternatif dalam kehidupan zaman modern, agar dapat hidup damai dan selalu mersa dekat dengan bersama Allah Swt.*

BACA JUGA  Prof H Agustitin :Membangun Rasa Percaya Diri Bahwa Ekonomi Secara Nasional Akan Segera Pulih

*Hal yang menarik minat berbagai kalangan untuk mendapat kedamaian tanpa ada pembeda nantara profesi nelayan, petani, pedagang, montir bengkel dan bahkan kalangan.profesional merasan berkebutuhan mengamalkan untuk campurannya hidup di dunia dalam menggapai surga*.

BACA JUGA  Prof H Agustitin :Membangun Rasa Percaya Diri Bahwa Ekonomi Secara Nasional Akan Segera Pulih

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA