Sinar5news.com — Kuningan — Momentum penuh khidmat dan kebersamaan tersaji dalam peresmian Masjid Answara Al-Halimiyyah yang berlokasi di Balekambang, Cirukem, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Masjid tersebut diresmikan langsung oleh Muhammad Zainul Majdi di tengah antusiasme masyarakat dan jamaah yang hadir dari berbagai wilayah.
Kedatangan TGB disambut hangat oleh masyarakat dengan iringan lantunan shalawat dari tim hadrah yang menambah suasana religius dan penuh kekeluargaan. Warga tampak memadati area masjid sejak awal acara untuk mengikuti prosesi peresmian hingga doa bersama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Garawangi, Kepala Desa Ciruekum dan Kepala Desa’ lainnya, Danramil, Kapolsek, KUA Kecamatan Garawangi, Pengurus Daerah NWDI Majalengka KH. Irfan serta rombongannya dan Ketua PW Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) DKI Jakarta, Dr. H. Muslihan Habib, M.A bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus yayasan, jamaah, serta para undangan lainnya.

Dalam sambutannya, TGB menyampaikan rasa syukur atas berdirinya Masjid Answara Al-Halimiyyah yang dipersiapkan tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pelayanan dan pemberdayaan umat di bawah naungan Yayasan Al-Halimiyyah NWDI.

Menurutnya, fungsi masjid harus terus diperluas agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain menjadi tempat memperkuat ibadah dan spiritualitas, masjid juga diharapkan menjadi pusat pendidikan, dakwah, pelayanan sosial, hingga penguatan nilai-nilai persaudaraan dan kepedulian kemanusiaan.

“Masjid bukan hanya tempat salat berjamaah, tetapi juga pusat pelayanan umat, tempat tumbuhnya pendidikan, kepedulian sosial, dan penguatan nilai-nilai kebersamaan,” ujar TGB dalam sambutannya.
Sebagai bagian dari pengembangan pelayanan masyarakat, Yayasan Al-Halimiyyah NWDI berencana membangun klinik bersalin dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di kawasan sekitar masjid. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam bidang kesehatan dan pendidikan, sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan umat.
Nama “Answara” sendiri memiliki makna yang istimewa karena diambil dari nama pasangan suami istri, Ibu Dr. Hj. Ai Netty Sumidartini dan Bapak Ir. H. Kuswara Abd Halim, yang telah mewakafkan tanah sekaligus membangun masjid tersebut. Dalam kesempatan itu, TGB memberikan apresiasi kepada keduanya yang dinilai telah memberikan contoh nyata tentang pentingnya wakaf dan amal jariyah untuk kemaslahatan umat.
Untuk hal itu, wakaf tanah dan pembangunan Masjid Answara Al-Halimiyyah juga mendapat dukungan dari para pengurus serta jamaah NWDI DKI Jakarta yang dikondisikan oleh PW NWDI DKI Jakarta. Dukungan tersebut menjadi bentuk nyata semangat gotong royong dan kepedulian bersama dalam menghadirkan pusat ibadah dan pelayanan umat yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Menurut TGB, cinta dan kasih sayang dalam keluarga dapat diwujudkan melalui karya yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan menjadi amal yang terus mengalir pahalanya.
“Beliau berdua memberikan contoh bahwa cinta dalam keluarga bisa melahirkan karya besar untuk umat,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan peresmian berlangsung dengan penuh kehangatan dan nuansa religius. Selain prosesi peresmian, acara juga diisi dengan pembacaan doa bersama, lantunan hadrah, serta silaturahmi antara tokoh agama dan masyarakat.
Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Warga berharap Masjid Answara Al-Halimiyyah dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan yang aktif, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Dengan diresmikannya Masjid Answara Al-Halimiyyah, diharapkan lahir semangat baru dalam memperkuat dakwah, pendidikan, pelayanan sosial, dan pemberdayaan masyarakat berbasis masjid di Kabupaten Kuningan dan sekitarnya.





