Prof Dr H Agustitin: WISATA BATINIAH Memahami bahwa Bentuk rezeki itu bukan hanya kekayaan Berupa Harta Saja

banner post atas

Jangan sampai salah memahami bahwa. *“Rezeki bukan hanya berupa kekayaan berupa harta saja akan tetapi dapat juga berupa, Kesehatan, pasangan, keturunan, teman baik, pengetahuan, keterampilan, kecerdasan, dan sebagainya, juga merupakan rezeki yang Allah berikan kepadamu. Maka mintalah rezeki yang baik kepada Allah, dan senantiasa bersyukur kepada-Nya atas semua nikmat yang telah Dia berikan.”*

Jadi yang dimaksud dengan Rezeki bukanlah hanya sekedar kekayaan berupa uang, mobil, tanah ataupun yang lainnya.
Tetapi rezeki lebih dari itu. Segala nikmat di dunia ini merupakan rezeki misalnya berupa kesehatan, pasangan, keturunan, teman baik, keterampilan, kecerdasan dan masih banyak lagi yang lainnya.

Karena itu, selalu bersyukur dengan apa yang sudah Allah berikan untuk Anda di dalam kehidupan ini.
Bahkan, ada orang-orang yang merasa bahagia meskipun hidup dalam kemiskinan.

Iklan

Kebahagia’an itu Allah yang memberikan melalui rezeki kepada mereka dalam bentuk lain misalnya mendapatkan pasangan yang romantis, anak-anak yang sholeh, kesehatan yang bagus atau lainnya.

Tiada yang dapat memberikan rezeki selain Allah
*“Atau siapakah dia yang dapat memberi kamu rezeki jika Allah menahan rezeki-Nya?”*  (QS. Al- Mulk 21)

Allah SWT berfirman seperti terdapat di dalam QS. A- Mulk ayat 21 di atas bahwa *tidak ada sesuatu yang lain yang bisa memberikan rezeki selain Allah SWT. Karena itu, mintalah rezeki hanya kepada Allah .*

Allah telah mengatur Rezeki sedemikian rupa seperti firmansyah sbb;

*“Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendakiNya dengan ukuran. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui (keadaan) hamba-hamba-Nya lagi Maha Melihat.”* (QS. Asy Syuraa 27)

Ketahuilah bahwa Allah sudah menetapkan banyaknya rezeki yang diberikan kepada seseorang.

BACA JUGA  Prof Dr H Agustitin: WISATA BATNIAH SERI KE TJUH TENTANG KEMULIAAN AKHLAK ( BUDI LUHUR )

Sebab, jika Allah selalu melapangkan rezeki semua umat-umatNya, maka mereka akan bertindak melampaui batasnya.

Oleh karena itu, tepatlah jika Allah menurunkan rezeki sesuai dengan ukurannya.

Sebab, Allah Maha Mengetahui lagi Maha Melihat. Sebagai contoh, ada orang yang diuji dengan kemiskinan karena Allah ingin hamba tersebut selalu mendekat kepadaNya.

Allah tahu jika dia diberikan kekayaan yang berlimpah, dia bisa lupa diri dan menjadi orang yang tidak bertaqwa.

Laknat Allah akan diterima oleh mereka yang tidak mempercayai-Nya
“Orang yang tidak percaya bahwa Allah telah menjamin rezekinya, maka ia akan mendapatkan laknat dari Allah.” (Hasan al-Bashri)

Jangan pernah sekali pun meragukan kebesaran Allah sebagai penjamin rezeki setiap makhluk-Nya.

SMG cahaya illahi robbi senantiasa menerangi jalan kita