CERPEN INSPIRATIF (1) MY MOM IS MY HERO Oleh : Abdul Quddus Al Majidi (Siswa Kelas VIII SMP NW Jakarta)

CERPEN INSPIRATIF (1) MY MOM IS MY HERO Oleh : Abdul Quddus Al Majidi (Siswa Kelas VIII SMP NW Jakarta)

Prolog :

Wahai zaman….
Kiranya aku tidak hidup di zaman ini
Karena dosaku telah penuh
Penuh dengan keangkuhan pada-Mu

Aku bukanlah siapa-siapa, dan aku bukanlah apa-apa. Kiranya tanpa kehendak-Mu, aku tidak akan pernah ada di muka bumi ini, kecuali dengan kun fayakun dari-Mu. Juga jika bukan karena ibu dan ayahku, aku tidak akan ada di dunia ini.

Saat masih janin, aku berada di kandungan ibuku selama 9 bulan lamanya. Beliau begitu sabar mengandungku walaupun aku menendang perutnya, tapi dibalas dengan senyuman. Aku sering menyusahkannya, tapi dibalas dengan kebanggaan atas diriku. Tetapi, mengapa aku tidak merasa bersalah atas beban yang telah aku berikan padanya? Dia itu ibuku. Ibuku memberikan sebuah nama, Abdul Quddus Al Majidi. Namaku ini sangat bagus, bila dilihat dari asalnya adalah gabungan dari asmaul husna (nama-nama terbaik yang Allah miliki). Abdul Quddus artinya “hamba yang suci”, Al Majidi artinya “yang mulia”. Jadi, kalau digabung maknanya menjadi “hamba Allah yang suci dari hal-hal yang negatif (dari dosa dan kesalahan), karena ingin hidup mulia dari dunia hingga akhirat”.

Tepat pada tanggal 9 Januari 2006, aku dilahirkan. Ibuku sangat senang akan kelahiranku. Aku diberinya bubur dengan taburan kebaikan hatinya. Aku diberinya suapan dengan rasa cintanya yang tulus. Aku dimandikan dengan luapan kasih sayangnya. Saat ini aku mempunyai dua saudara kandung, kakakku, Muhammad Akromul Fithrah dan adikku, Maulidia Fakhma Hayati.

Lima tahunpun berlalu, pada saat itu aku mulai masuk ke jenjang pendidikan yang paling pertama yaitu TK pada tahun 2011. TK tersebut bernama TK Asy-Syafa’at. Aku sekolah dekat rumahku sendiri. Pada saat itu, aku sangat mengiginkan permainan yang bagiku cukup seru, seperti petak umpet, galasin dan permainan lainnya yang aku sukai.

Malam Ahadpun tiba, aku ingin main petak umpet diatas jam 9 malam. Tapi aku tidak dibolehkan untuk bermain keluar bersama teman-temanku. Ah…. ngeselin banget nih…. masa Majidi mau maen keluar gak boleh sih… permainannya kan juga bagus, gak ada unsur negatif, tapi kenapa aku tidak boleh maen keluar? Aduuuh …. bisa berabe nih….. ngeselin tau gak ma? Batinku marah kepada ibuku sendiri yang telah melahirkan aku. Hem… sambil (berpikir), ya mungkin itu hanyalah cobaan dari Tuhan kepadaku.

Kita itu ada pada zaman yang serba canggih. Zaman apa itu?…..

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA