Mengetuk Pintu Langit oleh: Samianto ket.NW jakpus

Mengetuk Pintu Langit oleh: Samianto ket.NW jakpus

Mengetuk Pintu Langit oleh: Samianto ket.NW jakpus

Tepatnya pukul 19.30 akan lansung disiarkan secara live melalui TVRI, RRI dan Youtobe hari ini 14 mei 20. Acara doa untuk negri bersimpuh kehadirat yang Maha adalah refleksi kebangsaan yang berketuhanan yang Maha esa. Mengingat sudah beberapa bulan terakhir ini ujian atas serangan covid 19 semakin terasa berat terlebih diberlakukannya PSBB di sebagian wilayah di tanah air yang membatasi ruang gerak warga dari satu daerah ke daerah lainya. Sudah barang tentu, akan sangat menggangu aktivitas warga yang sudah terbiasa hilir mudik dikarenakan aktivitas kerja dari tempat tinggal yang berbeda. Dan keberadaan pembatasan Ini yang memeriksa KTP dst. Dirasakan rakyat merasa jadi terdakwa. Yg semestinya yg harus diperiksa adalah surat kesehatan terbebas dari covid. Ini lebih masuk akal.

Malam ini doa untuk negri lansung bersama presiden dan wakil presiden, ulama dan sebagian tokoh bangsa dan masyarakat, mengajak warga bangsa berdoa bersama untuk keselamatan negara bangka dan seluruh rakyat. Sebagai negara berfalsafah Pancasila yang berketuhanan hal seperti ini, adalah lumrah dan sudah menjadi tradisi budaya bangsa. untuk selalu bersandar kepada sang Pencipta langit bumi beserta isinya Allah swt. 

Cara inilah yang membedakan kita dengan bangsa lain, di belahan dunia ini. sebagai negara beragama dan mayorits muslim terbesar di dunia yang menganut faham ahlussunnah waljamaah. model seperti ini adalah mesti diselenggarakan. Untuk mengingatkan kembali bahawa semua kejadian yang menimpa diri kita warga bangsa adalah semata mata dari yang Maha karena bagi ummat muslim baik dan buruk selalu dilihat dengan kacamata agama.

Acara ini mengajari kita semua selaku anak bangsa bahwa : 

Pertama, Negara bangsa kita adalah Pancasila berketuhanan agar segala macam musibah yg menimpa senantiasa dijadikan muhasabah memperbaiki diri baik dalam berbangsa bernegara dan sebagai warga bangsa untuk selalu ingat kepada yang Maha Esa.

Kedua, Musibah virus covid 19 yang telah menggoncang peradaban perekonomian dunia ini adalah peringatan kepada kita semua sebagai manusia dimanapun berada untuk senantiasa hidup berdampingan dengan siapapun agar selalu menjunjung tinggi nilai kemanusian, kebersamaan saling menghargai menghormati satu sama lain.

Ketiga, kehidupan global dengan  teknologi yang serba canggih, telah menjadikan manusia hidup serba individualistik. bebas bergerak tanpa batas baik dalam berprilaku, bertutur kata, sehingga hampir setiap saat kita dapatkan tulisan berita gambar yang tidak jelas sumbernya alias hoaxs. Hal ini tentu, sudah menabrak semua rambu rambu kehidupan sosial masyarakat yang berlaku secara universal. Kondisi ini menjadikan kualitas kehidupan baik antar individu, golongan kelompok sosial masayarakat bahkan antar negara, jadi saling berbenturan.

Keempat, Indonesia barus bangkit meramu merajut kembali semua kekuatan yang masih dirasakan polarisasi sebagaimana telah dilakukan dan dicontohkan presiden pasca pilpres kita warga bangsa adalah satu Indonesia menjunjung tinggi semangat persatuan sila ke 3 Pancasila ” Persatuan Indonesia” ini jauh lebih penting dari sekedar memburu jabatan dsb. ” ungkap beliau di banyak tempat.

Kelima, doa untuk negri ini mengajarkan kita semua warga bangsa agar senantiasa patuh tunduk pada ajaran agama kembali beribadah semata mata ikhlas karena Allah swt. Baik terlihat maupun tidak, beribadah yang lebih mengedepankan unsur sosial kemaslahatan ummat. perduli berbagi toleransi bukan hanya sibuk dalam ibadah individual. Sebab ibadah itu harus sejalan berbarengan anatara urusan sesama Allah dan urusan kepedulian sosial sesama manusia. Karena keberimanan seseorang hanba harus sejalan dengan keperdulian sesama.

Forum Kebangsaan mengajak Kepada semua warga bangsa dari sabang sampai meroke dari nias sampi pulau rote mari kita ikutserta berdoa bersimpuh kehadirat yang Maha untuk kejayaan negri kita selamat keluar dari segala macam cobaan bencana yang sedang melanda dunia. Khususnya covid 19 Diangkat daei negri tercinta. Agar kembali pulih seperti sedia kala dengan kondisi yang lebih baik tentunya. Rakyat adil makmur damai sentosa. Amien yra.

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA