Harmoni di Tanah Rantau: Paduan Suara Guru NW Jakarta Sukses Bawa Suasana Khidmat pada Halalbihalal Warga Lombok

Harmoni di Tanah Rantau: Paduan Suara Guru NW Jakarta Sukses Bawa Suasana Khidmat pada Halalbihalal Warga Lombok

Harmoni di Tanah Rantau: Paduan Suara Guru NW Jakarta Sukses Bawa Suasana Khidmat pada Halalbihalal Warga Lombok

JAKARTA, Sinar5News.com – Suasana penuh kekeluargaan dan haru menyelimuti area Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan (NW) Jakarta pada Sabtu, 25 April 2026. Ratusan warga masyarakat Lombok yang berdomisili di Jakarta, Depok, Bogor, Bekasi, dan sekitarnya berkumpul dalam acara Halalbihalal yang berlangsung sukses dan khidmat.

Acara yang menjadi ajang silaturahmi akbar ini terasa semakin istimewa berkat penampilan memukau dari tim paduan suara yang terdiri dari segenap dewan guru TK, SD, SMP, hingga SMA NW Jakarta. Penampilan mereka bukan sekadar hiburan, melainkan ruh yang menambah kedalaman makna dalam setiap rangkaian acara.

Kekompakan dalam Lantunan Nada

Di bawah kepemimpinan Ibu Yuli Sofiati, M.M., selaku dirigen, tim paduan suara ini tampil dengan penuh percaya diri dan kesyahduan. Kekompakan mereka merupakan buah dari latihan intensif yang telah dilakukan selama berminggu-minggu sebelum acara berlangsung.

Kemeriahan dan kekhidmatan dimulai saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan sebagai pembuka acara, yang diikuti dengan penuh hormat oleh seluruh hadirin.

Pesan Mendalam dari Karya Pahlawan Nasional

Momen yang paling menyentuh hati para jamaah adalah ketika tim paduan suara melantunkan dua lagu karya Pahlawan Nasional, sekaligus pendiri organisasi Nahdlatul Wathan, Maulana TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, yakni Ahlan Biwafdi Zairi dan Pacu Gamaq.

Lagu Ahlan Biwafdi Zairi dibawakan dengan penuh rasa syukur, menyambut para jamaah dengan harapan agar kehadiran mereka mendapatkan anugerah, rahmat, dan keberkahan. Sementara itu, lagu Pacu Gamaq memberikan pesan spiritual yang mendalam, mengingatkan seluruh sanak keluarga bahwa kehidupan di dunia tidak ada yang kekal. Lagu ini menjadi ajakan bagi umat untuk senantiasa tekun dalam beribadah, menjaga salat, puasa, dan terus mengaji sebagai bekal akhirat.

Menjaga Ukhuwah Melalui “Kadal Nongak”

Tak hanya lagu religi, tim paduan suara juga membawakan lagu daerah Lombok, Kadal Nongak. Melalui lagu ini, pesan mengenai pentingnya menjaga persahabatan, saling mencintai, dan menyayangi sesama saudara kembali ditegaskan.

Liriknya yang sarat makna mengajarkan kerendahan hati: bagi yang lebih tua agar tidak merasa paling pintar atau paling baik, dan bagi yang muda agar senantiasa mendengar serta mematuhi nasihat. Intinya, lagu ini menjadi pengingat bagi seluruh warga Lombok di perantauan untuk menjaga keutuhan dan ukhuwah Islamiyah di antara sesama.

Sukses, Menginspirasi, dan Penuh Berkah

Panitia Halalbihalal Pondok Pesantren NW Jakarta layak mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya atas kesuksesan penyelenggaraan kegiatan ini. Keberhasilan acara ini menjadi bukti nyata kokohnya persatuan warga masyarakat Lombok di perantauan.

Selamat kepada tim paduan suara atas penampilan yang luar biasa, serta kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga, mempererat tali silaturahmi, dan menjadi ladang amal bagi kita semua.

Abu Akrom; Redaksi media SinarLIMA (sinar5news.com)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA