Lebih Dari 4.800 Santri NW Pancor Terima Ijazah Do’a Ujian Tahun 2020.

Lebih Dari 4.800 Santri NW Pancor Terima Ijazah Do’a Ujian Tahun 2020.

Sinar5news.com – Pancor – Yayasan Pendidikan Hamzanwadi Pondok Pesantren Darunnahdlathain Nahdlatul Wathan(YPH-PPD NW) Pancor, melakukan pengijazahan Do’a Ujian bagi Santri yang akan menghadapi Ujian tahun ini. Bertempat diaula Gedung Olah Raga(GOR) Pancor. Ahad(05/01/2020).

Acara pengijazahan dilakukan oleh Ummi Hj.Siti Rauhun Zainuddin Abdul Majid,S.Ag terhada lebih dari 4.800 orang santri dan santriawan dari tingkat MI(Madrasyah Ibtiaiyah) hingga Sekolah Lanjutan Atas(SLA) yang berasal dari berbagai Madrasyah NW yang ada dipulau Lombok.
H.M.Syamsul Luthfi,SE,M.Si dalam kata sambutannya pada acara pengijazahan Do’a ujian tersebut mengatakan siswa-siswi Nahdlatul Wathan(NW) memiliki tanggung jawab moral bagaimana kita membesarkan organisasi NW. itulah gunanya kita sebagai siswa dan siswi NW memiliki tugas dan tanggungjawab moral.
“Dimanapun kita berada misalnya begitu kita lulus dari Madrasyah Tsanawiyah, Aliyah dan melanjutkan kesekolah diluar binaan NW tanggung jawab moral itu tidak boleh hilang,tetap harus terpatri dalam sanubari kita,” Ujarnya.

Foto : Ummi Hj.Siti Rauhun ZAM,S.Ag ( Jaket Hitam Saat Mengijazahkan Do’a ujian)

Ia juga menambahkan contoh seperti itu merupakan tradisi baik yang telah diajarkan oleh guru besar kita Almagfurullah Maulanasyaikh TGKH.Muhammad Zainuddin Abdul Majid seperti Pengijazahan Do’a Ujian yang juga merupakan tradisi baik yang harus kita laksanakan.

“Tradisi Pengijazahan Do’a Ujian ini merupakan hal baik yang harus terus kita laksanakan karena ini hal positif dan besar manfaatnya bagi kita semua,terutama kepada santri dan santriwati untuk mendapatkan keberkahan dari ilmu yang kita tuntut dibawah lembaga pendidikan yang berada dibawah binaan Nahdlatul Wathan,” Ungkap Syamsul Luthfi yang juga cucu dari Pendiri organisasi NW yang merupakan organisasi islam terbesar di NTB itu.

Foto : H.M.Syamsul Luthfi,SE,M.Si

Syamsul Luthfi juga berpesan kepada para santri agar begitu lulus dari lembaga pendidikan dibawah binaan NW kita tidak mau tahu terhadap perjuangan dan tidak mau tahu terhadap perkembangan organisasi kita.

Tetapi yang harus kita lakukan adalah mencari tahu dan harus aktif jangan fasif. Jangan hanya menunggu saja kita harus tahu tentang lembaga pendidikan kita, kita harus tahu bagaimana perkembangan organisasi kita.

Foto : Santri Yang diijazahkan Do’a ujian

“Memelihara keberlangsungan organisasi membutuhkan kekompakan kita semua, tidak bisa kita sendiri-sendiri, termasuk anak-anakku sekalian yang menjadi generasi penerus perjuangan setelah kami yang tua-tua ini tidak lagi aktif kedepannya, maka yang harus kita tanamkan pada kita semua untuk memelihara kekompakan dan harus ingat pesan Almagfurullah Maulanasyaikh untuk selalu menjaga kekompakan,keutuhan dan persatuan,”Harapnya.

Senator senayan utusan dari Dapil Lombok itu juga berpesan kepada para santri untuk selalu mengingat dan berjuang untuk NW dimanapun dan kemanapun besok akan melanjutkan sekolahnya. Meskipun pada sekolah yang berada diluar binaan NW. yang jelas tetaplah berpegang kepada apa yang dipesankan oleh Al Magfurullah Maulanasyaikh untuk tetap Kompa,Utuh,Bersatu dan Yakin,Ikhlas dan Istiqomah.(Bul).
 

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA