Cerita hidup setiap orang berbeda-beda, karena melelui perbedaan cerita itu setiap orang akan memiliki pengalaman yang berbeda-beda pula dalam menjalaninya. Ada yang selalu dalam kebahagiaan, ada pula yang selalu dalam kesulitan. Akan tetapi, setiap perjalanan hanya ia sendiri yang tau dan dapat merasakan.
Setiap kita pasti berbeda, meskipun kepala sama bulat dan rambut sama hitam tapi pola pikir kita tidak sama. Untuk itu jangan pernah memekasakan kehendak orang lain yang harus sama dengan keinginan kita. Karena yang kita lakukan baik belum tentu dinilai baik bagi orang-orang di sekitar kita.
Mungkin kita tidak menyadari bahwa apapun yang kita lakukan pasti ada yang menilai terhadap sikap kita baik itu melalui ucapan ataupun perbuatan. Namun yang terpenting tetap jadikan penilaian orang lain terhadap diri kita sebagai pemicu kita untuk terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik. Baik di hadapan kita sebagai sesama manusia ataupun baik di hadapan Allah SWT.
Jangan pernah merasa diri tidak pantas di hadapan Allah SWT, karena kita semua adalah makhluk ciptaanNya yang memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam beribadah kepadaNya. Shalat tidak perlu menunggu pintar, tapi dengan shalat kita akan terus menjadi pribadi yang pintar. Shodaqoh tidak perlu menunggu kaya, karena dengan bershodaqoh insya Allah kita akan menjadi hamaba-hamba yang kaya.
Terus lakukan yang terbaik dalam melakukan perbaikan diri sebelum kembali kepada Ilahi. Ingat, ´´ikhtiar memperbaiki diri itu jauh lebih mulia daripada merasa diri telah sempurna sehingga lupa menjalankan perintah Allah SWT dan RasulNya“.
واللّه الموفّق والهادی الی سبيل الرّشاد
Uje
Jum`at, 21 Shafar 1442 H / 9 Oktober 2020




