Buletin Jum’at HAMZANWADI Edisi 306 ||

Buletin Jum’at HAMZANWADI Edisi 306 ||

Dalam perjalanan hidup, manusia sering berhadapan dengan keadaan yang tidak sesuai dengan keinginan. Ada doa yang belum terkabul, harapan yang tertunda, usaha yang belum membuahkan hasil, bahkan ujian yang datang silih berganti. Pada saat seperti itulah seorang mukmin belajar tentang makna penyerahan total kepada Allah SWT.

Menyerahkan diri kepada Allah bukan berarti berhenti berusaha. Tawakal bukan alasan untuk bermalas-malasan, tetapi sikap hati setelah seseorang melakukan ikhtiar dengan sungguh-sungguh. Kita berusaha sebaik mungkin, kemudian menyerahkan hasil akhirnya kepada Allah karena hanya Dia yang mengetahui apa yang terbaik bagi kehidupan kita. Allah SWT berfirman:

وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

“Barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya.”
(QS. Ath-Thalaq: 3).

Ayat tersebut mengajarkan bahwa sandaran utama seorang mukmin bukanlah kekuatan dirinya, harta, jabatan, maupun manusia, tetapi Allah SWT. Manusia boleh memiliki rencana, tetapi Allah memiliki ketetapan. Manusia boleh berusaha, tetapi Allah yang menentukan hasilnya. Selengkapnya baca di Buletin Jum’at HAMZANWADI Edisi 306

Donasi ke Panti Asuhan Nahdlatul Wathan Jakarta melalui rekening resminya di – 32500 1002 159536 Bank BRI- atas nama PA.AS NAHDLATUL CQ SUHADI

 

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA