Tentukan Pilihanmu, Dengan Siapakah Kamu Bertransaksi Hari ini?

Tentukan Pilihanmu, Dengan Siapakah Kamu Bertransaksi Hari ini?

Sadar atau tidak, bahwa dalam mengarungi kehidupan yang fana’ (akan binasa) ini, manusia selalu dihadapkan kepada dua pilihan yang wajib. Dan pilihan tersebut sangat berpengaruh besar terhadap keselamatan manusia di dunia dan di akhirat. Oleh karena itu, dalam memilih harus menggunakan akal sehat sehingga mengambil pilihan yang tepat.

Dalam memilih, hendaklah memperhatikan manfaat yang lebih besar, dan menjauhi yang mendatangkan mudarat. Dipilih dengan penuh ketenangan atas dasar akal sehat dan ilmu pengetahuan.

Mungkin diantara kita ada yang merasa tidak dipaksa dalam memilih, keadaan seperti itu adalah hal yang wajar, karena yang memaksa tidak berbentuk benda atau jasmani (berbadan) seperti manusia. Tidak kelihatan oleh pandangan mata. Dia akan nampak jelas ketika dilihat dari sorotan akal sehat dengan ilmu pengetahuan dan iman.

Adapun pilihan yang harus ditentukan adalah mengambil antara dua jalan yang disediakan Allah kepada manusia, yaitu jalan kebaikan dan jalan keburukan. Dalam pilihan tersebut Allah mempasilitasi manusia akal sebagai alat yang dapat digunakan untuk menimbang antara dua jalan tersebut.

Akal berfungsi untuk mengetahui mana jalan yang tepat dan yang seharusnya menjadi pilihan yang bisa membawanya kepada kebahagiaan dunia dan akhirat, serta menyelamatkan dirinya dari pedihnya siksa apai neraka.

Dua pilihan yang disajikan Allah terlihat jelas, yaitu jalan keburukan yang berujung kepada neraka, dan jalan kebaikan yang membawa kepada sorga. Manusia harus menentukan pilihannya, memilih satu dari dua jalan tersebut.

Terhadap dua jalan tersebut dapat kita lihat penjelasannya dalam surat Al Balad ayat 10;

{ وهديناه النجدين }
“Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan”

Dalam tafsir jalalain ayat tersebut dijelaskan dengan makna “bahwa Kami telah menjelaskan kepada manusia jalan kebaikan dan jalan keburukan” بينا له طريق الخير والشر .

BACA JUGA  Hikmah Pagi :ALLAH MENCINTAI HAMBA-NYA YANG SALING MENDOAKAN....

Dua pilihan tersebut akan berdampak kepada dua konsekuensi yang akan dihadapi oleh manusia, yaitu memilih antara bertransaksi dengan Allah atau dengan syaithan. Ketika memilih transaksi dengan Allah, maka manuaia akan mengerjakan hal-hal yang baik sehingga dibebaskan dari api neraka. Dan kalau bertransaksi dengan syaithan manusia mengerjakan keburukan, sehingga dimasukkan ke dalam neraka.

BACA JUGA  SELALU TARUH KUNCI MOBIL DI DEKAT TEMPAT TIDUR ANDA !

…‏.‏ كل الناس يغدو، فبائع نفسه فمعتقها، أو موبقها‏”‏ ‏(‏‏(‏رواه مسلم‏)‏‏)‏‏.‏

…..Setiap orang itu berpagi-pagi, maka ada yang menjual dirinya kepada Allah, bererti ia telah memerdekakan dirinya sendiri dari siksanya. Dan ada yang merusak dirinya sendiri karena mengikuti langkah syaithan (Riwayat Muslim)

Orang yang memiliki akal sehat dan sadar bahwa syaithan adalah musuh yang nyata baginya, tentu menjual dirinya kepada Allah, tuhan yang telah menciptakan dan memberikan seluruh nikmat yang dipakai setiap harinya dalam menjalani hidup. Sebaliknya bagi orang yang lupa diri terhadap karunia hidup adalah pemberian dan anugerah dari Allah akan cenderung mengikuti langkah syaithan.

Perlu untuk direnungkan, bahwa manusia dalam mengarungi kehidupan dunia ibarat orang yang sedang dalam berpergian ke satu tempat yang hanya terbatas sekali waktu saja. Di tempat itu mereka menjual dirinya dengan memperjuangkan nasib untuk hari ke depan yang kekal yaitu di akhirat. Di dalam memperjuangkan itu, ada di antara mereka yang memerdekakan diri sendiri dengan melakukan semua hal-hal yang baik dari perintah Allah, sehingga mereka merdeka dan mendapatkan keberuntungan berupa syurga. Dan ada pula yang membinasakan dirinya sendiri dengan melakukan larangan-larangan Allah sehingga rusaklah dirinya dan keadaannya berujung ke neraka, sangatlah pedih siksa yang mereka dapat. Fath.

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA