Bogor — Kepala SMA Nahdlatul Wathan Jakarta menyampaikan pesan penuh makna kepada para siswa dalam kegiatan Rihlah Akhirussanah Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung di Villa Double Zee, Puncak, Bogor, pada Senin–Selasa, 4–5 Mei 2026.
Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya kebersamaan dan kesamaan tujuan dalam meraih keberhasilan. Menurutnya, keberhasilan tidak akan tercapai tanpa adanya sinergi antara seluruh pihak, baik guru maupun siswa. “Kita berkumpul di sini karena memiliki tujuan yang sama. Jika tidak, maka akan ada yang tertinggal. Semua ini adalah hasil dari tekad bersama untuk meraih keberhasilan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa dewan guru telah berupaya maksimal dalam membimbing dan mendidik siswa selama tiga tahun terakhir. Perubahan positif yang terjadi, mulai dari ketidaktahuan menjadi berilmu, hingga dari kurang disiplin menjadi lebih disiplin, merupakan hasil dari proses pendidikan yang harus dihargai dan dimanfaatkan sebaik mungkin.
Mengutip firman Allah SWT, “Fa idza faraghta fanshab wa ila rabbika farghab”, beliau mengingatkan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari perjuangan menuju masa depan yang lebih panjang. Ijazah yang diperoleh diharapkan menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mengajak para siswa untuk meneladani filosofi lebah yang meskipun kecil, mampu menghasilkan madu yang bermanfaat bagi banyak orang. “Kami berharap ilmu yang kalian peroleh dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, sebagaimana lebah menghasilkan madu yang menjadi obat bagi manusia,” tuturnya.
Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater serta mengamalkan ilmu yang telah diperoleh. Ia juga mengingatkan agar para siswa tidak menyembunyikan ilmu, melainkan membagikannya kepada orang lain, meskipun hanya ilmu dasar seperti membaca Al-Qur’an.
Mengutip ayat “La’in syakartum la’azidannakum” dan “Yarfa’illahu ladziina amanu minkum walladzina utul ilma darajat”, beliau menegaskan bahwa rasa syukur dan pengamalan ilmu akan menjadi jalan bagi peningkatan derajat di sisi Allah SWT.
Selain itu, beliau berpesan agar para siswa senantiasa menjaga hubungan baik dengan para guru serta tidak menyakiti hati mereka. Doa para guru, khususnya para masyayikh Nahdlatul Wathan, diyakini akan terus mengiringi langkah para alumni di mana pun berada.
Menutup sambutannya, Kepala SMA Nahdlatul Wathan Jakarta berharap seluruh siswa dapat menjadi generasi yang saleh dan salehah, berilmu, dan bermanfaat bagi masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para wali kelas atas dedikasi dan bimbingan mereka selama ini.





