Sekjen PGRI : Memperjuangkan Guru P3K Menjadi ASN. Di NTB Ada 43 Persen Guru Negeri. 57% Tenaga Honor.

banner post atas

Sinar5news.Com – Lombok Timur – Wakil Bupati Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) H.Rumaksi,Sj,SH. Menghadiri Acara Konferensi Kabupaten (Konferkab) PGRI Lombok Timur Masa Bakti XXII Periode 2020-2025,yang dihadiri oleh Sekjen PGRI Pusat dan Ketua PGRI NTB. Senin (23/11/2020).

Foto : H.Rumaksi,SJ ( Wakil Bupati Lombok Timur – NTB )

Wakil Bupati menyampaikan terima kasih kepada jajaran pendidikan dan Dinas Pendidikan kabupaten Lombok Timur karena telah berhasil menyusun kurikulum pada masa pandemi. Demikian pula dengan penyiapan fasilitas pendukung terkait dimulainya pembelajaran tatap muka di sekolah yang telah dimulai 16 Oktober lalu.

    H.Rumaksi juga menyampaikan harapannya agar PGRI sebagai organisasi profesi dapat memberikan kontribusi besar untuk peningkatan kualitas SDM Lombok Timur.

Iklan

“Melalui konferkab ini saya berharap PGRI berhasil merumuskan solusi untuk berbagai persoalan yang masih dihadapi dunia pendidikan di Lombok Timur, mulai dari angka gini (gini rasio) pendidikan Lombok Timur yang masih cukup tinggi, sampai dengan angka pernikahan usia dini yang berdampak terhadap Harapan Lama Sekolah (HLS) dan Rata-Rata Lama Sekolah (RLS),” ungkap Wabup.

Foto : Peserta Konferkab PGRI Lotim.

Ia juga berharap hasil konferensi kabupaten ini semakin menguatkan arah PGRI ke depan terhadap kemajuan dunia pendidikan dan kualitas SDM Lombok Timur khususnya. Selain itu Wabup juga berharap sinergisitas yang telah terjalin antara PGRI dengan Pemerintah dapat terus ditingkatkan.

Sementara itu Sekjen PGRI Pusat H. M. Ali Arohim yang juga hadir pada kesempatan tersebut menyampaikan sejumlah isu nasional terkait guru dan profesi guru. Di antaranya jumlah guru PNS secara nasional yang hanya mencapai 48%. Kondisi serupa juga masih terjadi di Provinsi NTB, bahkan persentase guru PNS masih berada di angka 43%.

Belum lagi persoalan rendahnya penghasilan guru di daerah.  Karena itu PGRI memperjuangkan di antaranya penerimaan guru ASN melalui jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) pada tahun 2021, dan bantuan penambahan penghasilan bagi guru non PNS.

BACA JUGA  MENGENAL DIRI SENDIRI Oleh: Dwi Handoko Saputro, S.Pd

Sedangkan ketua PGRI Kabupaten Lombok Timur periode sebelumnya, Mahsin,  berharap agar PGRI dapat terus meningkatkan kebersamaan, soliditas, semangat persaudaraan mengakomodasi aspirasi seluruh anggota PGRI juga mendukung pemerintah untuk kemajuan bersama.(Bul)