PT. GNE NTB dan Agro Jawa Barat Deal MOU

banner post atas

 

Sinar5news.com- PT. Gerbang NTB Emas terus ekspansi melebarkan sayap dengan membangun mitra kolaborasi B to B dan pemberdayaan dengan berbagai steakholder baik swasta maupun pemerintah.

Kolaborasi adalah keniscayaan dalam membangun dan mengembangkan BUMD yang tidak hanya skala lokal saja, melainkan harus go nasional bahkan internasional.

Iklan

Rabu 27 Januari 2021 di Kabupaten Garut Jawa Barat BUMD PT. Gerbang NTB Emas dan BUMD Agro Jabar tanda tangan memorandum of understanding (MOU) dalam berbagai sektor bisnis dan pemberdayaan.

MOU kedua BUMD ini langsung disaksikan oleh Gubernur Jawa Barat Kang Ridwan Kamil, Sekda NTB L. Gita Aryadi, Wakil Bupati Garut kang Helmi Budiman, tokoh pemuda, dan masyarakat Jawa Barat.

Direktur Utama PT. Gerbang NTB Emas Samsul Hadi mengungkapkan bahwa MOU dengan BUMD Agro Jabar adalah momentum yang sangat luarbiasa dimana ini adalah sebagai langkah maju untuk terus berkontribusi ditengah masyarakat yang kesulitan ekonomi dari pendemi covid 19.

“Virus corona bukan jadi penghalang kita untuk tidak berkontribusi mencari terobosan dan mitra dalam pemberdayaan masyarakat NTB yang memilki potensi dalam berbagai sektor, dimana NTB dikenal dengan program bumi sejuta sapi, lumbung padi nasional dan lainya. Potensi-potensi yang kita miliki ini wajib dimaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat NTB”, ungkap Samsul Hadi.

Lebih lanjut Pak Dirut GNE ini menambahkan bahwa pangsa pasar yang dimilki oleh Jawa Barat dengan jumlah penduduk hampir 50 juta adalah market yang luarbiasa kalau dibandingkan dengan jumlah penduduk NTB berkisar hanya 5 Jutaan.

“Untuk tahap awal, MOU dua BUMD ini seperti permintaan sapi, budidaya lobster bareng di Lombok dan banyak lagi kolaborasi yang kedepannya dengan Kang Kurva Dirut Agro Jabar. Saatnya kita perluas jejaring bisnis karena diera sekarang kunci kesuksesan bisnis adalah membangun kemitraan dan kolaborasi dengan siapapun”, tutupnya.

BACA JUGA  Gerak Cepat Polres Sumbawa Amankan Pelaku Penganiayaan Di Batu Gong

Editor: Rahman