Prof H Agustitin :Langkah – Langkah Membangun Ekonomi Indonesia Kedepan

banner post atas

Corona 19 di Indonesia sudah menjadi masalah Pendemo, karenanya sudah seharusnya indonesia membuat peta dan struktur perekonomian yang suka tidak suka , mengalami perubahan signifikan.

Semua sektor dan kategori dunia usaha terdampak. Usaha Kecil dan Menengah (UKM) termasuk yang Mikro dan Ultra Mikro, Swasta Nasional, BUMN, BUMD, perusahaan multinasional dan juga para startup company terkena dampaknya..

Sedikit sekali yang masih tetap bisa hidup normal. Sebagian besar usaha bisnis sedang hidup tidak normal, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia, yang kalau dibiarkan berlarut-larut akan banyak sekali yang terpuruk bahkan bangkrut. Karena itu Intervensi pemerintah sangat diperlukan.

Iklan

Adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia tidak lagi menjadi kekuatiran masa depan, karena sudah menjadi kenyataan masa kini yang bisa menjadi PHK permanen bila banyak usaha bisnis yang bangkrut. Kebangkrutan banyak usaha bisnis sepertinya tidak terhindarkan sehingga perlu juga dicari langkah ekstra untuk mencetak usaha bisnis baru. Tidak perlu disesali bila ada banyak usaha bisnis yang gulung tikar selama ada tumbuh bisnis-bisnis baru yang bisa diharapkan memberi warna baru yang positif bagi perekonomian Indonesia pasca pandemi corona.

Solusi atas permasalaha, krisis ekonomi sebagai dampak pandemi korona ditandai oleh anjloknya omset penjualan dengan waktu lama. Sebanyak 61.1% responden menyebutkan terjadi penurunan penjualan lebih dari 40%.

Lebih dari dua pertiga responden memperkirakan perekonomian nasional baru akan kembali normal (back to normal) setelah enam bulan krisis atau setelah bulan September 2020.

Ada 36.1% responden yang memprediksi ekonomi baru mulai normal kembali pada tahun 2021. Dengan krisis perekonomian yang sangat berat dan perlu waktu lama untuk pemulihan tentulah tidak mudah bagi pelaku usaha untuk bisa bertahan. Tidak heran bila diprediksi akan terjadi banyak usaha bisnis yang gulung tikar.

BACA JUGA  Prof H Agustitin: Mungkinkah Hingga Bumi Berduka

Selalu ada hikmah di balik masalah bahkan bencana. Pandemi corona sudah dinyatakan sebagai bencana nasional non alam. seharusnya dapat menghasilkan desain baru perekonomian Indonesia yang lebih kokoh dan bisa tumbuh berkelanjutan untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang lebih unggul di masa mendatang.

Sudah saatnya melakukan penataan ulang bangun perekonomian Indonesia. Sangat disayangkan kalau kesempatan emas dan momentum yang terjadi tidak dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Sekarang saatnya Indonesia memanfaatkan momentum terbaik sepanjang sejarah Indonesia melakukan redesain perekonomian.

Untuk redesain perekonomian nasional, disarankan dilakukan melalui:

1.) Re-focusing sektor prioritas.

2.) Pendayagunaan teknologi.

Prioritas perekonomian nasional di masa depan dpadipredikmeliputi bidang:
a.) Pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan dan kehutanan (66.7%);

b.) Industri pertanian/pangan (44.4%); serta

c.) Perdagangan ritel dan perdagangan lainnya (42.6%

Guna mendorong menjadi eksportir, dibutuhkan program terpadu berupa pelatihan, pendampingan dan pengembangan fasilitas termasuk pendanaan untuk mengakselerasi lahirnya eksportir baru dari kalangan mahasiswa dan alumni perguruan tinggi.

Saat ini sudah waktunya dilahirkan eksportir muda lebih banyak dengan cara lebih cepat serta mendayagunakan teknologi digital termasuk e-commerce. Bimbingan eksportir yang sudah berhasil dan dukungan dari pemerintah pusat dan daerah serta asosiasi eksportir akan mempercepat pertambahan eksportir baru.