
Kita adalah manusia yang diikat dengan tali persaudaraan yang suci dan hakiki. Sehingga sangat tidak dibenarkan melakukan tindakan kezholiman kepada sesama manusia lainnya.
Janganlah beranggapan bahwa kitalah yang paling benar, kitalah yang paling baik, kitalah yang paling sah (legal), kitalah yang paling segala-galanya.
Ucapan-ucapan tersebut perlu dikoreksi demi kebaikan kita semua sebagai warga nahdhiyyin. Kalau selama ini ketika berintraksi kepada sesama, baik sebagai organisasi atau pribadi terdapat perbedaan yang melahirkan salah paham, hendaklah segera melakukan tabayyun atau bermusyawarah untuk mencapai kesepakatan yang menenangkan.
Sebenarnya hidup itu mudah jika kita mengikuti konsep Al Quran. Al Quran menghendaki kita menjadi insan yang bersatu padu dalam kehidupan bersama. Kita dilarang keras berpecah belah, berburuk sangka, menghina dan merendahkan orang lain.
Salah satu ayat Al Quran dengan tegas menyatakan:
واعتصموا بحبل الله جميعا ولا تفرقوا
“Dan berpegang teguhlah pada tali agama Allah dan janganlah kamu bercerai berai.” (QS. Ali Imran 3:103)
Ayat ini sangat tegas melarang kita bercerai berai dan berpecah belah dalam keadaan apapun karena ini menjadi tolok ukur bagi kebenaran agama kita. Artinya nilai keagamaan kita kepada Allah tidak bernilai apa-apa jika kita sebagai umat Islam suka bercerai berai, saling membenci dan saling memusuhi. Karena semua tindakan ini akan menghancurkan hubungan sesama manusia yang selama ini telah terbina dengan baik.


