PEMOTONGAN HEWAN QURBAN DI PONPES NW GABUS DAN HARAPAN PEMBINA NW BP. CHRISTIATO, ADT, MT

0
330
banner post atas

SinarLIMA (Sinar5News.com). Hari raya Idul Adha adalah hari yang sangat berharga dan membawa berkah bagi umat Islam bahkan bagi umat lainnya. Dalam hari raya Idul Adha ada dua ritual keagamaan yang sangat penting untuk dilaksankan yaitu shalat Idul Adha dan pemotongan hewan qurban. Kedua ritual ini dilaksanakan setiap tahun dalam rangka menyatakan rasa syukur kepada Allah atas segala nikmat yang tercurah, terutama nikmat berlimpahnya harta yang diberikan kepada kita (Al Kautsar 1 – 3).

Tidak ketinggalan juga Ponpes NW Gabus hari ini Ahad 2 Juli 2020 para pengasuh, santri dan masyarakat sekitar mengikuti ritual shalat Idul Adha di masjid Al Abror secara khusyu’ dan penuh khidmat. Dan yang bertugas sebagai imam adalah Ust. Muslim, khatib Ust. Bayu Sugara dan bilal Mukhtar. Setelah selesai melaksanakan shalat Idul Adha para panitia yang sudah dibentuk dengan sigap bertugas membantu pelaksanaan pemotongan hewan qurban.

Iklan

Menurut ketua panitia Bang Sanin, jumlah hewan qurban tahun ini 3 ekor sapi dan 17 ekor kambing dan disalurkan kepada 750 mustahik yang ada di wilayah Gabus, Sriamur, Pulo Puter, Srimahi, Pulo Rengas dan Muara Gembong. Nampak sekali seluruh panitia menunjukkan kerjasama dan kekompakannya, sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama proses pemotongan hewan qurban dapat diselesaikan secara baik dan rapi.

Berdasarkan pantauan media SinarLIMA (Sinar5News.com) pelaksanaan shalat Idul Adha dan pemotongan hewan qurban berlangsung sangat lancar, aman dan sukses. Disamping itu para pengurus NW Jakarta dan NW Gabus ikut serta menyaksikan acara pemotongan hewan qurban. Dari Jakarta hadir Pembina dan penasehat NW Jakarta, H. Christianto, ADT, MT, ketua umum PW NW DKI Jakarta TGH. Muslihan Habib, MA, sekretaris PW NW Jakarta Drs. Badri HS, QH, M.Pd, ketua Yayasan Mi’rajush Shibyan NW Jakarta Drs. KH. Muhammad Suhaidi, SQ dan kepala Ponpes NW Jakarta TGH. Miftahuddin, Lc, MA. Juga hadir beberapa tokoh diantaranya Andreau Misanta Pribadi staff khusus kelautan dan perikanan kementerian RI. Beliau juga dipercaya sebagai salah seorang dewan Pembina dan penasehat media SinarLIMA (Sinar5News)

Crew media SinarLIMA dalam meliput pelaksanaan pemotongan hewan qurban ini, juga melakukan wawancara kepada Bapak H. Chistianto, ADT, MT selaku Pembina dan penasehat NW Jakarta. Ketika ditanyakan tentang keberadaan NW di Jakarta dan Gabus, beliau sangat bersyukur dan mengapreasiasi keberadaan NW baik di Jakarta maupun di Gabus. Di Jakarta sudah ada lembaga pendidikan mulai dari TK, SD, SMP dan SMA yang sangat membantu terutama bagi masyarakat yang memiliki ekonomi lemah. Di lembaga pendidikan ini tidak hanya belajar ilmu umum, juga belajar ilmu agama dengan adanya Pondok Pesantren yang sangat penting untuk pemantapan keimanan dan ketaqwaan mereka.

Sedangkan di Gabus sendiri yang memang sangat perlu mendapatkan sentuhan ilmu agama, keberadaan NW sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi mereka, sehingga mereka paham syariaat ajaran Islam dan melaksanakannya dengan benar. Harapannya kedepan NW Gabus dapat maju dan berkembang seperti NW Jakarta dengan didirikannya lembaga formal dan pondok pesantren yang memadai.

Terakhir harapan beliau terutama kepada para generasi muda agar benar-benar mempelajari NW secara mendalam seperti apa yang diajarakan oleh pendirinya Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid. Semua ajaran Maulana Syaikh benar-benar dijiwai dan dilaksanakan sepenuh hati, agar Islam melalui organiasai NW ini benar-benar maju dan berkembang menjadi agama rahmatal lil’alamin. (Amr&S5N)

Bekasi, 13 Dzulhijjah 1441 H/3 Agustus 2020 M