MEMPERINGATI HARI SANTRI NASIONAL KE 5 DI PONPES INTREPRENEURSHIP PROF. DR. H. AGUSTITIN SETYOBUDI, MM

0
376
banner post atas

Sinar5news.com Sungguh bahagia dan bersyukur Alhamdulillah kita tinggal di Indonesia, dimana semua agama dapat menikmati hari-hari besar yang diperingati secara nasional. Salah satu hari penting yang telah mendapat perhatian penuh dari pemerintah Republik Indonesia adalah peringatan hari santri nasional setiap tanggal 22 Oktober berdasarakan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 22 tahun 2015.

ust irfan pemberi tausiyzh

Tujuan diadakannya peringatan hari santri ini adalah untuk mengingat, mengenang dan mengapresiasi jasa-jasa para santri yang telah berperan serta melawan dan memerangi para penjajah Belanda atas nama NICA yang ingin kembali menjajah di Indonesia.

Bergeloranya semangat perlawanan para santri pada waktu itu adalah berdasarkan resolusi jihad dari pendiri organisai Nahdlatul Ulama KH. Hasyim Asy’ari. Seruan Resolusi Jihad ini berbunyi, “Membela tanah air dari penjajah hukumnya fardlu’ain (wajib bagi setiap individu)“

sambutan ust amirullah, s.pdi dari kemenag jaktim
Iklan

Resolusi Jihad ini telah menambah semangat para santri untuk menyerang markas Brigade 49 Mahratta pimpinan Brigadir Jenderal Aulbertin Walter Sothern Mallaby di Surabaya. Pertempuran selama 3 hari (27 s/d 29 Oktober 1945) ini berujung pada tewasnya Jenderal Mallaby bersama dengan lebih dari 2000 pasukan inggris. Ini kemudian memicu serangan balik angkatan perang Inggris pada peristiwa 10 November 1945 (yang diperingati sebagai hari Pahlawan).

Karena demikian pentingnya hari santri nasional ini, maka Pondok Pesantren Intrepreneurship Professor Dokotor Haji Agustitin Setyobudi Manajemen Pendidikan mengadakan acara peringatan dengan mengumpulkan seluruh santri di halaman pondok pesantren.

 

Peringatan hari santri ini yang bertugas sebagai pembawa acara (MC) adalah Ust. Andri Saputra, SHI, MM dengan susunan acara sebagai berikut :
1. Pembukaan
2. Pembacaan ayat suci Al Quran
3. Pembacaan kisah maulid Nabi
4. Sambutan
5. Taushiyah
6. Doa

Pembukaan diawali dengan pembacaan Al Fatihah dipimpin langsung oleh pembawa acara (MC). Pembacaan Al Quran oleh AA Iqbal dan sari tilawah oleh Alifiya dengan membacakan surat Ali Imran ayat 103. Pembacaan kisah maulid Nabi dibawakan oleh team hadroh dari Pondok Pesantren Intrepreneurship Professor Doktor Haji Agustitin Setyobudi Manajemen Pendidikan.

Selanjutnya sambutan pertama oleh Pembina pondok pesantren yaitu Prof. Dr. H. Agustitin Setyobud, MM, Ph.D. Dalam sambutanya beliau menyampaikan 5 kelebihan santri yang belajar di pondok pesantren yaitu mendapat ilmu dunia dan ilmu akhirat, doa selalu diqabul, mendapatkan kemudahan dalam setiap urusan, memiliki akhlakul karimah dan pasti masuk surga dengan izin Allah.

Sambutan kedua oleh perwakilan dari Kemenag wilayah Jakarta Timur yaitu Ust. Amirullah, S.PdI. Dalam sambutannya beliau memperteguh kembali sambutan dari Prof. Dr. H. Agustitin Setyobudi, MM, Ph.D agar benar-benar memperdalam ilmu selama nyantri di pondok pesantren Intrepreneurship Professor Doktor Haji Agustitin Setyobudi Manajemen Pendidikan.

Selanjutnya adalah acara inti yaitu taushiyah memperingati hari santri yang disampaikan oleh Al Mukarram Ust. H. Mohammad Irfan Maulana, Lc, M.Si. Dalam taushiyahnya beliau menyampaikan makna santri baik dari kamus Bahasa Indonesia maupun dari makna Bahasa Arabnya.

Kata santri menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti (1) Orang yg mendalami agama Islam; (2) Orang yang beribadat dengan sungguh-sungguh (orang yg saleh); (3) Orang yang mendalami pengajiannya dalam agama islam dengan berguru ketempat yang jauh seperti pesantren dan lain sebagainya.

Adapula yang mendefinisikan santri sebagai sebuah singkatan dari gramatika arab, sebagaimana yang disampaikan oleh KH. Daud Hendi (Pengurus Yayasan Ummul Quro), beliau menjelaskan bahwa kata santri jika ditulis dalam bahasa arab terdiri dari lima huruf (سنتري), yang setiap hurufnya memiliki kepanjangan serta pengertian yang luas.
1. Sin (س) adalah kepanjangan dari سَافِقُ الخَيْرِ yang memiliki arti Pelopor kebaikan.
2. Nun (ن) adalah kepanjangan dari نَاسِبُ العُلَمَاءِ yang memiliki arti Penerus Ulama.
3. Ta (ت) adalah kepanjangan dari تَارِكُ الْمَعَاصِى yang memiliki arti Orang yang meninggalkan kemaksiatan.
4. Ra(ر) adalah kepanjangan dari رِضَى اللهِ yang memiliki arti Ridho Allah.
5. Ya (ي) adalah kepanjangan dari اَلْيَقِيْنُ yang memiliki arti Keyakinan.

Acara peringatan santri ini ditutup dengan doa oleh Habib Muhammad Nuh, M.Si. Beliau adalah salah seorang Ustadz di Pondok Pesantren Intrepreneurship Professor Doktor Haji Agustitin Setyobudi Manajemen Pendidikan.

Jakarta, 26 Shafar 1441 H/25 Oktober 2019 M