Sinar5news- Jakarta- Sudah 36 tahun STIE Ganesha berdiri kokoh hadir untuk negri. Saat ini. sedang bertransformasi menuju universitas. Jika kampus lain mengajarkan cara mencari kerja, STIE Ganesha memilih jalan sebaliknya: mengajarkan cara menciptakan kerja.
Di tengah bisingnya dunia kerja yang terus berubah, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ganesha, kampus entrepreneur, kembali membuka ajakan. Bukan ajakan biasa. Ini ajakan untuk mereka yang tidak mau hanya jadi penonton ekonomi, tapi ingin jadi pemainnya.
Kuliah yang Lahirkan Founder bukan sekadar lulusan sejak awal masuk sudah ditanamkan di kepada calon calon mahasiswa baru. Inilah yang membedakan Ganesha dengan kampus lain.
STIE Ganesha tidak percaya ruang kelas harus selalu sunyi. Di sini, papan tulis bersanding dengan business plan. Dosen bukan hanya pengajar, tapi mentor yang pernah jatuh-bangun di lapangan. Mahasiswa tahun pertama sudah diajak menyusun pitch deck, riset bukan hanya menghafal teori.
“Gelar itu penting. Tapi kalau lulus hanya bawa ijazah, kami gagal,” ujar salah satu pengajar STIE Ganesha. “Kami ingin mahasiswa lulus bawa ijazah, bawa bisnis, bawa keberanian.”
Untuk kamu yang punya ide tapi bingung mulai dari mana. Di STIE Ganesha, ide tidak akan mati di buku catatan. Ada inkubator, ada lab bisnis, ada ekosistem yang memaksa kamu eksekusi.
Untuk kamu yang bosan jadi pegawai seumur hidup. Kurikulumnya dirancang pengusaha untuk calon pengusaha. Manajemen, keuangan, digital marketing, semua diajarkan dengan studi kasus nyata, bukan dongeng.
Untuk kamu yang mau kuliah tapi tetap produktif. Kelas fleksibel. Bisa sambil kerja, sambil jualan, sambil merintis. Karena entrepreneur sejati belajarnya sambil jalan, bukan menunggu lulus.
Indonesia Butuh Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja. Indonesia tidak kekurangan sarjana. Indonesia kekurangan founder. STIE Ganesha hadir menjawab itu. Kampus ini jadi rumah bagi mereka yang percaya: risiko terbesar adalah tidak pernah mencoba.
Pendaftaran mahasiswa baru STIE Ganesha tahun akademik 2026/2027 telah dibuka. Kuota terbatas, karena kami percaya pendidikan entrepreneur tidak bisa massal. Harus ditempa satu per satu.
Jadi, kalau kamu masih menunggu “waktu yang tepat” untuk mulai, ini beritanya: waktunya sekarang.

STIE Ganesha – Where Entrepreneurs Are Born.Daftar sekarang. Bangun usahamu dari bangku kuliah bersama komunitas entrepreneur kampus Ganesha Abdul Wahid, Abdul Hanif dan kawan kawan. Lewat coach Samianto /Jafar Ngabalin. ( Red)





