BERITA DUKA CITA: Telah Berpulang ke Rahmatullah, Ibu Hernita Binti Abdulrachman
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian. Kehidupan di dunia ini hanyalah persinggahan sementara, dan pada akhirnya, kita semua pasti akan kembali menghadap Sang Pencipta. Kabar duka hari ini menjadi pengingat nyata bagi kita yang masih hidup, bahwa waktu kita di dunia terbatas dan amal ibadah adalah satu-satunya bekal yang akan kita bawa pulang.
Pada hari ini, 3 Agustus 2026, telah berpulang ke Rahmatullah, Ibu Hernita binti Abdulrachman, ibunda tercinta dari Bapak Putra Herdianto, S.Kom. (Guru SMP Nahdlatul Wathan Jakarta).
Semasa hidupnya, almarhumah dikenal sebagai sosok yang sangat rajin beribadah dan aktif mengikuti kegiatan majelis taklim di lingkungan tempat tinggalnya (RT 008/RW 011). Beliau adalah seorang ibu yang penyabar, penuh perhatian, dan sangat peduli terhadap pendidikan anak-anaknya. Berkat doa dan perjuangan beliau, Bapak Putra Herdianto telah berhasil menuntaskan pendidikan hingga meraih gelar Sarjana Komputer.
Sebelum jenazah disalatkan, segenap dewan guru dan para kepala sekolah telah hadir di rumah duka untuk melayat dan mendoakan almarhumah. Turut hadir Dr. TGH. Muslihan Habib, MA, selaku Pengawas Yayasan Mi’rajush Shibyan Nahdlatul Wathan Jakarta, yang memimpin langsung pembacaan Surah Al-Fatihah, surah-surah pendek, serta doa bersama agar almarhumah diberikan ketenangan di alam kuburnya.
Selanjutnya, jenazah disalatkan di Masjid Hamzanwadi, Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta. Bertindak sebagai imam salat jenazah adalah Ust. Sugiatul Fathi, M.Sos. Prosesi ini diiringi oleh antusiasme jemaah yang sangat luar biasa. Ratusan jemaah turut menyalatkan, yang terdiri dari masyarakat sekitar, segenap dewan guru, hingga para peserta didik dari tingkat SD, SMP, dan SMA Nahdlatul Wathan Jakarta.
Doa Bersama: Mari kita doakan agar almarhumah husnul khotimah. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosanya, menerima seluruh amal ibadahnya, dan melapangkan kuburnya. Semoga Allah jadikan kubur beliau sebagai taman dari taman-taman surga, serta menggolongkan beliau sebagai ahli surga yang kelak mendapatkan syafaat dari Baginda Nabi Besar Muhammad SAW.
Kepada keluarga besar yang ditinggalkan, khususnya Bapak Putra Herdianto, dan juga segenap dewan guru di lingkungan sekolah Nahdlatul Wathan Jakarta, semoga senantiasa diberikan kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan dalam menerima ketetapan Allah ini. Al-Fatihah… (Amr/Red)




