Dikbud NTB Buka BLUD, Omzet SMKN 5 Mataram Dari Kain Tenun Sasambo Pada Tahun 2022 Tembus Angka Rp.1,018 Miliar.

Sinar5news.com – Mataram – Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Mataram, H.Istiqlal,M.Pd mengatakan Batik Sasambo (Sasak, Samawa, Mbojo) yang merupakan karya asli BLUD SMKN 5 Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menginspirasi negeri tetangga Malaysia untuk menciptakan corak Batiknya sendiri. Hal itu diungkapkan H. Istiqlal belum lama ini kepada Wartawan di ruang praktek SMKN 5 Mataram. Rabu (18/01/2022) 

Iklan
Foto: Siswi SMKN 5 Mataram Lagi Membuat Kain Motif Sasambo.

“Batik yang dibuat Malaysia itu dinamai Batik Sabindo (Sabah Indonesia) yang menggunakan dua corak motif bunga yaitu bunga Raya atau Bunga Sepatu yang ada di mata uang negara Malaysia dan bunga Melati dari Indonesia serta kapal Pinisi,”ucap Istiqlal.

Batik Sasambo yang ditelurkan SMK Negeri 5 Mataram itu tidak hanya menginspirasi Malaysia untuk membuat corak batik sendiri. SMKN 5 Mataram juga memberikan pelatihan kepada mereka, di RPS (Ruang Praktik Siswa) SMK Negeri 5 Kota Mataram.

Istiqlal menyebutkan, pada tahun 2022, BLUD SMK Negeri 5 Kota Mataram meraup omzet sebesar Rp. 1,018 miliar, yang mana sebagian besarnya bersumber dari Batik tersebut.

“Setelah ada program BLUD disekolah kami, maka ditahun 2022 kemaren, kami mencatat omzet penjualan baju dengan motif sasambo mencapai 1,018 miliar dan dana itu kami jadikan modal untuk membeli bahan baku dan untuk upah pekerja kami yang berasal dari alumni SMKN dan siswa aktif yang bekerja membatik diluar jam belajar dan mereka mendapat upah hingga Rp.2 juta perbulannya,”tuturnya.

Saat ini Batik Sasambo sudah dipesan oleh berbagai kalangan di Kota Mataram, seperti sekolah dan juga instansi-instansi pemerintah. 

“Dari BPKP NTB sudah memesan 180 potong, dari MKKS itu 100 potong dan kantor-kantor pemerintah juga banyak yang sudah pesan,” sebutnya. 

Meskipun ada 12 Jurusan di SMKN 5 Mataram, sambungnya, tetapi yang menjadi core andalan itu adalah core ekonomi kreatif dalam bidang tekstil dengan Batik Sasambo sebagai produk unggulannya.

Sampai sejauh ini, kata dia, Batik Sasambo yang merupakan produk orisinil SMK Negeri 5 Mataram itu sudah menyentuh Pasar Internasional. Disebut orisinil karena motif batik Sasambo lepas dari motif batik Jawa, tetapi murni menggunakan motif khasnya NTB, seperti Lumbung, Umalengge, Mata Sapi, Ares, Kangkung, dan lain-lain. 

Hasil produksi kain Sasambo SMKN 5 Mataram juga di pesan dari Kabupaten Ponorogo Jawa Timur dan Solo Jawa Tengah dan mereka mengakui kualitas kain batik Sasambo dan motifnya.

“Proses pembuatan kain motif sasambo tergantung motifnya perlembarnya membutuhkan waktu 4 hari, dari proses awal hingga jadi kain,” ucapnya.

Selanjutnya selain fokus di industri tekstil, SMKN 5 Mataram juga menggeluti kerajinan keramik, namun pasarannya masih di sektiar dalam kota Mataram dan Lombok Barat, hasil produksinya seperti aksesoris dinding Hotel, Pot bunga, bahan baku keramik diambil dari Dusun Pelambik Kabupaten Lombok Tengah.(red)