Dakwah TGB (38) INSTRUKSI BELA NABI

Dakwah TGB (38) INSTRUKSI BELA NABI

Oleh: Abah Rosela Naelal Wafa

Dalam Islam ada tiga hal yang paling berharga atau paling pokok bagi dirinya, yakni: Tuhan, Nabi dan kitab suci.

Bagi orang Muslim sudah pasti; Allah swt. sebagai Tuhannya. Muhammad bin Abdullah sebagai nabi dan rasulnya. Dan, Al-Qur’an sebagai kitab suci pedoman hidupnya.

Bagi orang Islam, tiga hal tersebut adalah sebuah hal yang sangat pokok dan paling berharga melebihi harta materi dunianya. Selain itu, Allah swt., Nabi Muhammad saw. dan al-Qur’an adalah sesuatu yang sangat sensitif.

Apabila digores sedikit saja kesucian tiga hal pokok iman tersebut oleh orang lain, terlebih oleh orang-orang kafir. Instruksi JIHAD adalah perkara mudah untuk mengakomodir mereka.

Mengapa demikian dahsyatnya? Sebab ia menjadi barometer iman.

Lagi sekali. Jika tiga hal pokok tersebut digores, dilecehkan kehormatannya dan kesuciannya, maka taruhannya umat Islam siapa berjuang –bahkan dalam kondisi tertentu siap berperang– membelanya.

Bagi orang muslim diyakininya bahwa Allah swt. adalah Tuhan Yang Maha Esa. Muhammad saw. adalah Nabi dan Rasul terakhir. Demikian pula Al-Qur’an sebagai satu-satunya kitab suci yang diyakini tidak ada duanya.

Itulah pokok keyakinan orang beriman!

Siapa saja yang menyeru bahwa Allah itu dua atau tiga kepada orang Islam. Atau mengatakan Allah mempunyai anak atau orang tua, dan atau sederet kesucian-Nya dilecehkan, maka seruan jihad bagi orang Islam sesuatu yang pasti.

Siapa saja yang mengaku diri sebagai Nabi terakhir, lalu menyesatkan umat Islam yang sudah beriman untuk mengikuti dirinya.

Atau –termasuk– siapa saja yang melecehkan kemuliaan Baginda Rasul saw. sebagai kekasih Allah, seperti peristiwa –kekinian– membuat karikatur Nabi saw., maka umat Islam tidak akan tinggal diam. Sulut ghirah umat Islam cukup dengan fatwa jihad.

Peristiwa pembuatan karikatur di Perancis, yang kebetulan disetujui oleh Presidennya langsung, bahkan si kepala negara juga membiarkan dan ikut mempromosikannnya, mendapat perhatian serius dari Dai Nasional kita asal NTB yakni Tuan Guru Bajang.

Pada kesempatan diujung kajian tafsir di Islam Center Mataram kemarin, ulama yang dikenal dengan panggilan TGB tersebut, menyerukan kepada umat Islam untuk bela Nabinya sekuat daya dan upaya.

“Kalau punya grup WA suarakan!
Punya facebook suarakan disitu.
Buat tagar!.
Ikuti tagar pembelaan itu.” Insttuksi TGB.

Bahkan TGB melanjutkan, “Kalau biasanya mengkonsumsi barang yang biasa diproduksi Perancis tidak ada salahnya boikot saja. Karena pemimpin negara ini (Perancis) nyata-nyata mengajak untuk membenci Rasul. Presiden (Perancis) bukan masalah karikaturnya, tapi dia menyuruh menyebarkan karikatur dan ditempel-tempel.” Demikian jelas TGB di Islamic Center Mataram ba’da jumat kemarin.

Saking betapa kejinya gambar atau karikatur Nabi mereka buat sampai TGB menyarankan jangan dilihat. Sebab kata beliau, melihatnya membuat Anda akan pusing saja, karena pasti marah nabi kita dilecehkan sedemikian rupa.

“–caranya– sangat jauh dan melampaui batas.” Tegas Gubernur NTB dua priode ini (2008-2018).

Demikian pula –pokok ketiga– kesucian al-Qur’an jangan pernah orang kafir sampai menyebarkan kitab al-Qur’an palsu, atau yang sudah dirubah-rubah di sana-sini. Atau –misalnya– ada orang kafir yang mengatakan al-Qur’an itu palsu dihadapan orang Islam.

Bukankah terkait kitab suci ini, kita umat Islam Indonesia telah menyaksikan betapa hebatnya “ghirah” (kecemburuan) umat ini kalau kitabnya dilecehkan?

Dengan magnet al-Qur’an ternyata Umat Islam bisa bergelombang-lombang (drmo berjilid-jilid) membelanya sampai terang dan ada kepastian hukum bagi si pelaku pelecehan.

Semoga Indonesia aman di bawah naungan kitab suci al-Qur’an.

Bilekere, 1 Nopember 2020 M.

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA