Bupati Sukiman : Pemkab Harus Bersinergi Dengan Media, Untuk Membangun Lombok Timur.

0
177
banner post atas

Sinar5news.com – Selong – Bupati Lombok Timur Nusa Tenggara Barat(NTB) H.M.Sukiman Azmy yang didampingi Kabag Humas Iswan Rachmadi,Diskominfo dan Persandian Ahmad Masfu dan Kepala Dinas Pariwisata Dr.H.Mugni melakukan acara Cofee Morning dengan awak media cetak,elektronik dan online Lombok Timur di Green Ory Tetebatu. Selasa(17/12/2019)

Pada kesempatan itu Bupati mengajak awak media untuk bersinergi dalam membangun Lombok Timur. Karena tanpa sinergitas anatara Pemerintah daerah dengan media keberhasilan pembangunan dilombok timur tidak mungkin akan diketahui oleh masyarakat banyak tanpa adanya pemberitaan.

Foto : Peserta Awak Media lotim

Bupati juga mengakui bahwa dirinya tidak terlalu banyak mengajak awak media untuk ikut dalam berbagai kegiatan tidak seperti pemerintah daerah yang lain. Dicontohkannya seperti kepedulian Walikota Surabaya terhadap media.

Iklan

“Saya memang mengakui selama ini tidak banyak mengakomodir teman-teman media, tidak seperti Ibu Risma walikota Surabaya. Dulu waktu dia datang ke sini memberikan bantuan gempa 68 wartawan yang dia ajak, dan dipasilitasi, itu belum bisa saya lakukan karena anggaran untuk itu belum ada,” Ungkap Sukiman dengan jujur.

Foto : Awak Media/Wartawan Lotim

Ia juga menambahkan untuk lebih meningkatkan sinergitas dan bersilaturrahmi dengan semua awak media Lombok Timur, Bupati minta kepada Kabag Humas Iswan rahmadi untuk membuat jadwal pertemuan Bupati dengan awak media satu kali dalam tiga bulan. Di isi dengan silaturrahmi dan tukar menukar informasi.

“Saya memang tidak terlalu aktif melihat Medsos apalagi yang namanya Facebook,Twiter dan lainnya. Karena kalau saya masuk kesana Peneng Aku(pusing saya-red). Saya hanya biasa di WA dan saya lebih senang membaca berita yang dapat memberitahu kita tempat orang sakit, tempat orang struk biar kita dapat menolongnya,” Ujarnya.

Sukiman minta juga kepada awak media untuk mempublikasikan berita yang berimbang jangan berita-berita yang besar adalah berita kasus seperti pembunuhan,pencurian dan lainnya. Tetapi berita keberhasilan-keberhasilan pemerintah daerah terkadang tidak ditulis.

“Saya bukan mau interpensi teman-teman tetapi mari kita memberikan informasi yang berimbang kepada masyarakat. Jangan berita kasus selalu dibesar-besarkan seperti kasus pembunuhan tiga orang TKI itu ramai beritanya. Tetapi keberhasilan Desa Kembang Kuning sebagai juara satu tingkat Nasional sebagai Desa wisata beritanya kecil,” Pungkasnya.(Bul)