BANGKITLAH HAI KAUM MELENIAL “Prof DR H Agustitin  Setyobudi MM”

BANGKITLAH HAI KAUM MELENIAL “Prof DR H Agustitin  Setyobudi MM”

Dalam insight report yang dikeluarkan oleh Norton Cyber Security pada November 2016 tentang hal itu tergambar jelas. Laporan tersebut diperkuat dalam insight report 2018. Penelitian yang dilakukan secara daring itu melibatkan 20.907 responden dari 21 negara. Lantas, apa yang mesti kita tempuh? Sudah tentu, wajib diambil sebuah kebijakan strategis untuk memupuk generasi milenial agar mampu bangkit dari keterlenaan. Mereka terlena oleh arus deras teknologi informasi. Generasi milenial adalah calon pemimpin di masa mendatang sehingga harus diselamatkan.*

*Sebagaimana pernah penulis sampaikan melalui artikel yang terbit di media ini, lahirnya ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) di tengah kehidupan manusia ibarat pisau bermata dua. Bagi siapa yang mampu memanfaatkan iptek secara positif, ia akan memperoleh manfaat. Sebaliknya, mereka yang terjerumus pada efek negatif yang menyertainya niscaya akan merugi lantaran tertimpa mudarat. Untuk itu, sejatinya dibutuhkan generasi milenial yang cerdas, berjiwa literat, berpandangan moderat (KORAN SINDO , 2018).*

*Bangkitkan Kaum Milenial*

*Dalam buku Lead or Leave It, Jazak Yus Afriansyah (2015) menyebut setidaknya ada empat cara untuk membangkitkan kaum milenial. Empat teknik memimpin yang harus dipahami dan dikuasai para leader Generasi X dan Y dalam mengembangkan Generasi Z mencapai kinerja yang diharapkan, yakni mereka mampu dan mau berkontribusi bagi kemajuan mereka sendiri.*

*Pertama, bangkitkan mereka dengan cara encouraging ideas , dorong mereka menyampaikan ide-ide kreatif dan inovatif. Mengapa demikian? Jawabnya sederhana. Generasi milenial sangat loyal terhadap kepentingan mereka. Jika kita mampu bersinergi dengan kepentingan mereka, yakinlah mereka akan stay and stand strong bersama kita. Ini terbukti efektif meningkatkan motivasi lantaran mereka merasa dihargai dan dilibatkan. Harus kita akui bahwa keunggulan mereka dibanding Generasi X dan Y adalah kecepatan dan ketepatan mereka menemukan cara baru untuk menyelesaikan tugas.*

*Kedua, berikan sentuhan modifying ideas , modifikasi ide-ide mereka. Meski generasi milenial sangat kreatif dan inovatif, tentu tidak semua ide mereka applicable (bisa diaplikasikan). Dengan kata-kata lain, adakalanya ide mereka belum realistis. Jadi, belum tentu cocok dengan kondisi kekinian. Seburuk apa pun ide yang mereka kemukakan, jangan langsung ditelan mentah-mentah. Jangan pula cepat dibuang ke tong sampah. Jika terhadap ide-ide mereka kita berbuat demikian, tentu sangat kontraproduktif. Sebab, di satu sisi kita mendorong ide. Di sisi lain, kita matikan ide tersebut tanpa ampun.*

*Ketiga, providing feedback (menghadirkan umpan balik). Umpan balik jelas sangat berdaya guna memastikan semangat generasi muda terus membara dengan motivasinya yang tinggi sehingga mereka mulai “mengaum” kembali bak singa di rimba raya. Umpan balik akan membuat Generasi Z yang kita pimpin mampu belajar memahami siapa dirinya. Termasuk kekuatan dan kelemahan mereka dengan tetap menjaga harkat dan derajat mereka.*

BACA JUGA  Polisi Gerebek Gudang Tepung Terigu Oplosan di Jalan Gora, Selagalas Mataram

*Keempat, give alternative and limited direction (beri mereka alternatif dan arahan terbatas). Cara ini bisa digunakan jika ketiga cambukan di atas ternyata belum mampu membangkitkan semangat singa. Dengan kata-kata lain, mereka masih saja letoy , lunglai, dan mengembik seperti kambing*.

*Memberi alternatif dan arahan terbatas akan mampu memacu sekaligus memicu daya kreativitas serta inovasi mereka. Arahan terbatas akan mencegah mereka menjadi manja sekaligus terlena. Sebaliknya, arahan terbatas akan menyemangati mereka agar menunjukkan kemampuan terbaiknya. Menghadapi generasi Z atau generasi milenial mesti sabar. Jangan pernah menyerah dan berputus asa. Sebab, mereka adalah singa-singa muda yang punya bakat dahsyat dan potensi luar biasa. Kita harus memberi ruang seluas-luasnya kepada mereka untuk unjuk kreativitas sembari berlatihbijak dalam kemandirian kemandirian.*

BACA JUGA  Menyambut HUT Batalyon ke-57, Satgas Yonif RK 751/VJS Menebar Senyum di Pegunungan Tengah Papua

*“Hidup adalah meng-implemetasikan kreatigitas bagi mereka yang bijaksana.”*
*Hidup bisa jadi suatu hal yang sangat menyenangkan atau bahkan sangat menyedihkan. Hal ini terjadi karena perbedaan sudut pandang yang dipengaruhi latar belakang setiap orang. Untuk membuat Anda tetap bahagia, maka Anda harus memiliki sudut pandang yang positif, menganggap bahwa hidup Anda patut disyukuri dan dinikmati dengan segala kebahagiaan, bukan hanya diisi dengan kemurungan dan duka berlarut-larut*
*“Kenyataannya, ada tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Hidup adalah pengendaraan yang gila dan tidak ada yang menjaminnya.” –* *Anda tidak bisa meramalkan masa depan, sekalipun dalam satu detik ke depan. Anda bisa saja berencana untuk menghabiskan waktu dengan siapa dan seperti apa, tapi Anda tidak bisa menjamin pasti bisa melakukan hal tersebut dan berapa lama Anda akan hidup di dunia ini. Maka dari itu, nikmati kehidupan yang Anda miliki, bersyukur dan berbahagia dengan segala yang Anda punya akan membawa Anda pada hakikat kehidupan yang sesungguhnya.*

*Kehidupan manusia tak terlepas dari berbagai peristiwa, tantangan, rintangan, kesempatan, dan pengalaman. Semua itu bisa dijadikan pelajaran setiap insan untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari. Pengalaman adalah guru terbaik yang mengajarkan banyak hal, sehingga seseorang tidak jatuh di lubang kesalahan yang sama untuk kedua kalinya*

*Beberapa orang mungkin pernah merasakan atau sedang menjalani fase kehidupan yang berat dan menyakitkan. Hidup seperti drama yang tak berkesudahan. Apalagi bagi mereka yang kurang bersyukur, pasti akan menganggap bahwa kehidupan ini sebagai sebuah kutukan berat.*

BACA JUGA  40 HADITS IMAM NAWAWI

*Bila Anda tengah merasakan hal seperti itu, mungkin Anda membutuhkan kata-kata bijak soal kehidupan dari para tokoh yang arif dan bijaksana untuk belajar agar membantu hidup Anda dengan pola pikir positif*

*“Hidup itu sederhana jika menjalaninya dengan kegembiraan dan kebahagiaan.*
*Jalani saja porsi hidup Anda dan tidak ikut campur dalam kehidupan orang lain. Sederhana bukan? Tapi terkadang Anda terlalu masuk dalam urusan orang lain yang bukan bagian dari hidup Anda, sehingga hidup terasa begitu berat dan rumit. Kebiasaan bergosip, mencemooh, berucap buruk dan tidak benar kerap dilakukan. Anda menganggap diri Anda rendah. Inilah yang membuat hidup Anda terasa sulit*
*“Hal yang paling penting adalah menikmati hidupmu, menjadi bahagia, apapun yang terjadi.”*
*Karena hidup Anda bukan ditentukan oleh orang lain, jadi Anda harus bisa membuat jalan hidup Anda sendiri. Anda yang berhak memutuskan apa yang terbaik untuk Anda. Menjalani hidup yang Anda miliki sebaiknya diikuti dengan kebahagiaan yang bisa Anda dapatkan dari diri sendiri, keluarga, rekan, dan lingkungan sekitar. Tidak ada alasan untuk bahagia*

*“Hidup itu bukan soal menemukan diri Anda sendiri, hidup itu membuat diri Anda sendiri.”*

*Terkadang Anda terjebak pada satu frasa yang salah dalam hidup, yaitu fase mencari jati diri. Tidak ada jati diri yang hilang. Jati diri ada karena dibentuk oleh setiap orang, oleh Anda, bukan dibuat dan disembunyikan dari Anda, sehingga mereka harus mencari jati diri. Seperti apa diri Anda tergantung dari bagaimana Anda memilih hal-hal apa saja yang berpengaruh dalam kehidupan Anda.*

BACA JUGA  Polisi Gerebek Gudang Tepung Terigu Oplosan di Jalan Gora, Selagalas Mataram

*“Hidup adalah mimpi bagi mereka yang bijaksana, permainan bagi mereka yang bodoh, komedi bagi mereka yang kaya, dan tragedi bagi mereka yang miskin.”*

*Hidup bisa jadi suatu hal yang sangat menyenangkan atau bahkan sangat menyedihkan. Hal ini terjadi karena perbedaan sudut pandang yang dipengaruhi latar belakang setiap orang. Untuk membuat Anda tetap bahagia, maka Anda harus memiliki sudut pandang yang positif, menganggap bahwa hidup Anda patut disyukuri dan dinikmati dengan segala kebahagiaan, bukan hanya diisi dengan kemurungan dan duka berlarut-larut.*

*“Kenyataannya, ada tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Hidup adalah pengendaraan yang gila dan tidak ada yang menjaminnya.”*

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA