Mensyukuri Ni’mat “Ada”

Mensyukuri Ni’mat “Ada”

Ni’mat ada adalah salah satu ni’mat yang sering terlupakan, hal ini karena saking dekat dan lekatnya keberadaan ni’mat tersebut. Pepatah mengatakaan “semut yang jauh kelihatan sementara gajah didepan mata tidak kelihatan. Begitulah istilah untuk ni’mat ada.

Adanya wujud (ada) yang sekarang dini’mati dan digunakan dalam menjalankan kehidupan jarang mendapatkan perhatian, sehingga perannya-pun hampir tidak pernah terasa. Persis seperti keberadaan bulu mata, setiap hari digunakan, namun keberadaan dan perannya hampir terlupakan.

Ni’mat ada memiliki peran yang sangat besar dan sangat menentukan bagi keberlangsungan kehidupan, karena tanpa ni’mat ada maka yang lain tidak akan bisa ada. Karena ada adalah tempat melekatnya segala ni’mat yang lain. Tanpa adanya ada, tidak akan mungkin melihat, mendengar dan berfikir serta berbagai ni’mat lain yang dimiliki dan dirasakan oleh manusia.

Oleh karena sangat besarnya peran ni’mat ada dalam kehidupan, maka keberadaannya harus disyukuri dengan sebaik-baiknya supaya ni’mat ini diridoi dan diberkahi oleh penciptanya. Karena salah satu sifat orang mukmin adalah senang terhadap ni’mat pemberian dari Allah.

يَسْتَبْشِرُونَ بِنِعْمَةٍ مِنَ اللَّهِ وَفَضْلٍ وَأَنَّ اللَّهَ لَا يُضِيعُ أَجْرَ الْمُؤْمِنِينَ ﴿ ١٧١﴾

“Mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia yang besar dari Allah, dan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman.”(3:171)

Rasa senang dan rido terhadap ni’mat dan karunianya merupakan salah satu cara untuk mensyukuri ni’mat Allah, karean barang siapa yang bersyukur terhadap ni’mat pemberinnya, niscaya akan ditambahkan dengan ni’mat yang lebih banyak.

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ

Artinya: Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.(Ibrahim ayat 7).

Adapun diantara cara mensyukuri ni’matnya paling tidak dengan menggunakan tiga cara :

Pertama; Syukur dengan Hati, adalah meyakini bahwa segala ni’mat yang diperoleh datang dari Allah bukan dari hasil usaha yang dilakukan. Karena usaha merupakan sebuah ikhtiar, dan hasil Allah yang menentukan.

Kedua; Syukur dengan Lisan, adalah mensyukuru ni’mat pemberian Allah dengan mengucapkan Alham Dulillah, serta berzikir menyebut dan mengingat Allah sebagai bentuk terima kasih terhadap segala ni’mat yang diberikan kepadanya. Termasuk Syukur dengan lisan adalah menyebut-nyebut ni’mat pemberiannya, bahwa segala kebaikan yang diperoleh selalu dibangsakan datangnya dari Allah.

Ketiga; Syukur dengan Anggota badan, adalah menjalankan apa yang sudah diperintahkan Allah kepada hambanya menggunakan anggota badan seperti shalat, puasa dan segala kewajiban yang sudah ditetapkan bagi manusia.Termasuk cara syukur dengan Anggota badan adalah memperdengarkan telinga terhadap hal-hal yang baik, melihat yang baik, dan mengarahkan seluruh anggota badan kepada sesuatu yang baik. Fat.

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA