Sinar5News.com- Jakarta, Dunia digital dengan sistem komputer yang terus berkembang memudahkan manusia mengelola industri makanan. Pelanggan dapat memesan makanan di restoran melalui telepon, website, atau aplikasi pengiriman pesan. Perkembangan inovasi-inovasi ini di manfaatkan oleh pelaku bisnis kuliner dengan cara menyediakan layanan pemesenan online dengan media website maupun aplikasi android.
Digitalisasi industri kuliner ditunjukkan dengan banyaknya restoran yang memasarkan produk melalui website dan media sosial. Pelanggan dapat memesan makanan di restoran melalui telepon, website, atau aplikasi pengiriman pesan. Agar dapat bertahan dalam persaingan bisnis kuliner, pelaku bisnis harus bisa membaca peluang yang telah diciptakan berkat adanya teknologi untuk mendapat keuntungan yang lebih melimpah.
Perkembangan inovasi-inovasi ini dapat meminimalisir antrian pemesenan yang biasanya di lakukan secara manual dan mempersingkat waktu dalam memesan serta meningkat kan omset penjualan. Sistem pemesenan manual ini dapat menyebabkan masalah yang biasanya dianggap menghabiskan banyak waktu dan membuka peluang terjadinya miskomunikasi karena human error. Selain itu, membutuhkan banyak tenaga pelayan apabila tempat makan tersebut dalam keadaan ramai.
Warung nasi goreng Madura adalah salah satu banyak bisnis yang berjalan dalam bidang kuliner tersebut. Para pengunjung tidak perlu lagi mengantri untuk memesan makanan yang mereka inginkan karna mereka dapat dengan mudah memesan dari rumah melewati aplikasi tersebut. Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan, penulis mencoba mengembangkan sistem informasi yang telah ada dan dari penelitian ini penulis mengangkat judul “PENERAPAN METODE MODEL VIEW CONTROLLER DAN AGILE UNTUK SISTEM PEMESANAN MAKANAN BERBASIS WEBSITE”.
Sejarah Nasi Goreng Madura
Warung Nasi Goreng Madura ini adalah bisnis UMKM yang bergerak dalam bidang kuliner. Berawal dari sang pemilik yang pernah bekerja di tempat makan juga, beliau berpikir untuk memulai bisnis makanan juga dengan bekal pengalaman dari tempat kerjanya. Pada waktu itu beliau di ajak oleh sahabat dekat beliau untuk belajar tentang bisnis warung nai goreng di rumah pamannya beliau pun belajar selama 1 tahun tepatnya pada tahun 1998 beliau pun membuka bisnis nai goreng tersebut awalnya beliau berjualan menggunakan gerobak dorong dan hanya menjualan makanan nasi goreng. Seiring berjalannya waktu, bisnis dari sang pemilik pun makin berkembang beliau mulai berpikir untuk menyewa kios di untuk membuka warung nasi goreng di daerah pondok cabe. Hingga saat ini beliau tetap membuka warung nasi goreng dengan nama Warung Nasi Goreng Madura yang awalnya beliau kerja sendiri sekarang beliau sudah memiliki beberapa pegawai dan warung makannya sangat di minati oleh kalangan mahasiswa karna harganya murah akan tetapi porsinya cukup banyak
Mengapa pemesanan makanan menggunakan penerapan website?
Sehubungan dengan praktik yang sedang dilakukan di sini, Mahasiswa menyadari mengapa UMKM yang bersangkutan membutuhkan aplikasi dengan pengabaian untuk menginformasikan kepada pihak berwenang terkait tentang kebutuhan dan persyaratan untuk melakukan transaksi.
-
- Sistem Pemesanan makanan pada sebuah rumah makan nasi goreng di Madura dengan sebuah website pengantaran makanan secara online.
- Pemesanan makanan secara online pada rumah makan nasi goreng Madura.
- Sistem perancangan berbasis website untuk pemesanan makanan online tersebut telah beroperasi.
Manfaat setelah UMKM berbasis website
Hasil kerja praktek mahasiswa dalam mendukung UMKM adalah terciptanya sistem pengembangan usaha baru bagi UMKM dengan sistem digital. Sistem UMKM ini akan berkembang mengikuti era digital :
-
- Penjual dan pembeli dapat bertrasanksi secara online.
- Penjual dapat dengan mudah memproses data pemesanan dan transaksi
- Sistem pemesanan makanan ini dibangun berbasis website supaya dengan mudah di akses bagi setiap kalangan pelanggan.
- Membangun sistem informasi yang menguntungkan baik pelanggan maupun pemilik.




