WARGA NW TETAP KOMPAK, UTUH DAN BERSATU

WARGA NW TETAP KOMPAK, UTUH DAN BERSATU

sinar5news.com -Kalau kita memahami istilah Nahdlatul Wathan yang biasa disingkat NW sungguh maknanya sangat dalam yaitu kebangkitan tanah air. Memang sang pendiri organisasi Nahdlatul Wathan Maulana Syaikh TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid, Al Masyhur adalah seorang Pahlawan Nasional RI dan ulama waliyullah yang bergelar Sulthanul Auliya (rajanya para wali). Beliau tentu sangat paham mengapa beliau memberi nama organisasi ini dengan Nahdlatul Wathan.

Kebangkitan tanah air adalah bagian dari upaya menggerakkan seluruh jiwa dan raga umat manusia dari semua umur mulai tingkat anak-anak, remaja, pemuda, dewasa sampai tua. Kebangkitan tanah air merupakan bagian dari rasa cinta kepada tanah air Indonesia dan mencintai tanah air merupakan bagian dari iman.

Lalu sejatinya apa yang digerakkan itu? Yang digerakkan adalah iman dan taqwa, seluruh potensi yang dimiliki, kecerdasan, keikhlasan dan kesabaran, keistiqomahan, harta benda, tenaga dan pikiran menuju kejayaan hidup umat manusia yang maju, mulia dan berperadaban.

Untuk menggapai maksud-maksud tersebut menurut Maulana Syaikh ada tiga resep utama yaitu kompak, utuh dan bersatu. Dengan kompak kebersamaan tidak terkoyak, dengan utuh hidup menjadi tangguh dan dengan bersatu keadaan menjadi padu tidak bercerai berai.

Alangkah kuat, indah, nikmat dan bahagia terasa hidup ini bila warga jamaah NW selalu kompak, utuh dan bersatu. Tidak ada perpecahan, tidak ada fitnah, gibah, hasad dan namimah, tidak ada buruk sangka dan tidak ada saling curiga. Semua seayun selangkah, seiya sekata, senada dan seirama penuh cinta dan penuh sayang. Oleh karena itu mari kita meleburkan diri dalam NW yang kaffah (total, utuh dan sempurna).

Semua warga NW dimanapun sama, mau NW golongan A atau golongan B tidak masalah, mau versi ini atau versi itu juga tidak apa-apa. Semua ajaran dan harapannya sama yaitu wansyur liwa anahdhatil wathan fil’alaamin (tersebar luasnya NW hingga ke tingkat dunia). Bayangkan kalau NW ini tidak hanya di NTB, tapi terus berkembang merata ketingkat nasional di seluruh propinsi Indonesia bahkan berkembang sampai tingkat internasional, alangkah bersyukur dan bahagianya kita dan pasti Maulana Syaikh di alam kuburnya senang sekali melihat NW ini terus maju dan jaya sepanjang masa.

Semoga uraian hikmah hari ini menjadi suntikan positif bagi kebangkitan dan kejayaan NW di seluruh penjuru tanah air. Aamiin.

Jakarta, 25 Rabiul Awal 1441 H/ September 2019 M

Penulis : Marolah Abu Akrom

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA