Sinar5news.com – Pancor – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat(NTB) Dr.Ir.Hj.Sitti Rohmi Djalillah,M.Pd memimpin rombongan ziarah makam ke Makam Pahlawan Nasional TGKH.Muhammad Zainuddin Abdul Majid Pancor Lombok Timur NTB.sebagai rangkaian dari memperingati hari Pahlawan yang ke-74 tahun 2019. Ahad(10/11/2019).
Ziarah rombongan ke makam pahlawan yang juga pendiri organisasi islam terbesar di NTB Nahdlatul Wathan(NW) tersebut juga diikitu oleh jajaran TNI-Polri dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah(OPD) NTB,Bupati Lombok Timur H.M.Sukiman Azmy dan juga mantan Gubernur NTB dua periode Dr.TGH.Muhammad Zainul Majdi beserta keluarga dan seluruh unsur pengurus organisasi NW.

Dalam ziarah makam tersebut dilaksanakan secara militer dipimpin langsung Dr.Ir.Hj.Sitti Rohmi Djalillah,M.Pd yang dialnjutkan dengan peletakan karangan bunga didepan makam pahlawan nasional Maulana Syaikh dan diteruskan dengan tabur bunga oleh seluruh pejabat yang hadir dan undangan lainnya dan diakhiri dengan zikir dan do’a.
Pada kesempatan tersebut Wakil Gubernur NTB mengajak semua masyarakat untuk menjadi pahlawan pada era saat ini, sesuai dengan kapasitas masing-masing .Disamping itu juga wagub mengajak untuk meneruskan perjuangan para pahlawan terdahulu untuk kemajuan,kesejahteraan serta mewujudkan NTB Gemilang.

“Do’a yang kita panjatkan tentunya pada momen hari pahlawan ini agar warga Nusa Tenggara Barat dapat menjadi pahlawan masa kini dengan mencontoh apa yang dicontohkan oleh pahlawan nasional utamanya di NTB, sebab selama hidupnya pahlawan nasional Maulana Syaikh telah sunggu-sungguh berjuang untuk ummat,bangsa dan Negara”. Ungkap Wagub yang juga cucu dari pahlawan nasional NTB tersebut.
Sebagaiman diketahui bahwa tokoh kharismatik TGKH.Muhammad Zainuddin Abdul Majid telah ditetapkan sebagai pahlawan nasional oleh Presiden Joko Widodo dengan ketetapan Keppres RI No.115/TK/Tahun 2017 tertanggal 6 November 2017.
Pahlawan nasional TGKH.Muhammad Zainuddin Abdul Majid atau yang juga popular disebut dengan Maulana Syaikh adalah ulama kharismatik pelopor modernisasi dibidang pendidikan di era penjajahan dan juga sebagai pelopor penyerangan terhadap markas NICA di Lombok.(Bul)




