Zulbajang : Kapan Pandemi Covid19 Berakhir?

banner post atas

Sebagian atau mungkin semua orang termasuk juga saya sering kali melontarkan pertanyaan seperti judul dalam tulusan ini: “Kapan Pandemi Covid19 Berakhir?,”.

Betapa tidak! adanya pandemi covid19 ini membuat ruang gerak manusia bumi termasuk juga Indonesia sangat terbatas. Aktivitas manusia menjadi tidak normal. Rencana-rencana yang telah disusun atau dirancang jauh-jauh hari menjadi terapksa diundur atau bahkan dibatalkan sama sekali.

Ekonomi menjadi kacau balau. Para pekerja di banyak sektor tidak sedikit yang dirumahkan karena perusahaan tempatnya bekerja tidak sanggup memberikannya gaji. Para pelajar dan mahasiswa tidak bisa mengikuti proses belajar seperti biasa. Rumah-rumah ibadah dan pusat-pusat keramaian ditutup. Serta segudang dampak lainnya.

Iklan

Aktivitas manusia semasa pandemi covid19 menjadi terpusat di rumah. Belajar dari rumah. Bekerja dari rumah. Beribadah dari rumah. Kondisi yang sebelumnya tidak pernah terbersit di benak kita semua.

Covid19 yang disebabkan oleh coronavirus ini berkembang dan menyebar dengan sangat cepat. Pandemi ini telah menyebar di lebih 200 negara. Di 34 provinsi di Indonesia. Termasuk juga di NTB. Dengan jumlah kasus positif covid19 yang masih terus meningkat.

Data pertanggal 7 Mei 2020. Sudah ada 312 kasus positif covid19 di NTB. 225 orang positif yang masih dalam perawatan. 81 orang sembuh. 6 orang meninggal dunia. 424 pasien dalam pengawasan. 518 orang dalam pemantauan.

Adapun jika melihat karakteristik kasus positf covid19 di NTB berdasarkan usia atau kelompok umur (Dinkes 2020), sebanyak 6 persen manula, 3 persen anak-anak, 34 persen lanjut usia, 43 persen dewasa, dan 14 persen remaja. Dari total kasus di NTB, sebanyak 70 persen kasus positif covid19 di NTB tidak memiliki gejala. 30 persennya bergejala. Artinya, sebagian besar orang yang telah terkonfirmasi positif terkena covid19 terlihat dalam kondisi baik-baik saja.

BACA JUGA  Melanjutkan Tidur dan Bermimpi atau Bangun dan Mengejarnya

Para pakar dari lembaga-lembaga penelitan dan kampus-kampus telah banyak membuat kajian dan pemodelan covid19. Termasuk juga prediksi soal kapan pandemi covid19 ini berakhir. Hasil kajiannya ada yang diseminarkan secara online. Tidak sedikit pula yang telah dimuat oleh media. Cetak ataupaun elektronik.

Ada yang memprediksi puncak pandemi covid19 pada Mei 2020. Ada juga Juni-Juli 2020. Ada juga Agustus-September 2020. Bahkan ada juga yang lebih ekstrim puncaknya bisa di akhir tahun.

Prediksi ini tentu tidak sembarangan. Dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Menggunakan metodologi sesuai dengan kepakaran mereka masing-masing.

Meski demikian, ini sifatnya adalah prediksi yang disajikan dalam bentuk data dan angka. Bisa benar. Bisa salah. Namun, yang secara pasti kapan puncak dan berakhirnya pandemi covid19 ini tidak ada yang tau.

Pada Selasa, 5 Mei 2020. Pasca Sarjana Unram mengadakan webinar seminar nasional yang diselenggarakan secara online melalui aplikasi zoom. Tema yang diangkat juga terkait dengan prediksi berakhirnya pandemi covid19. Hadir memberikan sambutan adalah Wakil Gubernur NTB Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah.

Setelah memaparkan kondisi covid19 di NTB dan langkah-langkah pemerintah dalam menanganinya, Umi Rohmi memberikan penekanan bahwa, Kedisiplinan menjadi kunci utama kita akan berhasil berperang melawan virus corona ini. Disiplin dalam hal apa? Disiplin mengikuti dan menjalankan protokol covid19 yang telah dikeluarkan oleh pemerintah.

Sering mencuci tangan, menggunakan masker saat keluar rumah, menjaga jarak sosial, menjaga kontak pisik secara langsung, menghindari kerumunan, berdiam di rumah dan lain sebagainya. Jika ini semua ini disiplin kita lakukan mulai dari diri sendiri kemudian ditularkan ke lingkungan sekitar kita, maka pandemi covid19 akan lebih cepat berakhir. Kitapun akan dapat melaksanakan aktivitas normal seperti biasa.

BACA JUGA  Warisan kebaikan itu harus di rawat

Semakin disiplin kita menjalankan semua protocol covid19, semakin cepat pula wabah ini berakhir. Begitupun sebaliknya. Semakin kita mengabaikan dan tidak mengindahkan segala protokol covid19 yang telah dikeluarkan oleh pemerintah, maka semakin lama pula wabah ini akan berakhir. Pilihannya ada pada diri kita masing-masing.

Jadi, kapan pandemi covid19 ini berakhir? Jawabannya adalah Waallahu a’lam.