Wirid Tarekat Hizib Nahdlatul Wathan dan Cukur Rambut

Wirid Tarekat Hizib Nahdlatul Wathan dan Cukur Rambut

Malam Selasa 11/10/21, telah berlangsung pembacaan tarekat Hizib Nahdlatul Wathan yang diikuti oleh para jamaah yang berasal dari Jakarta, Muara gembong, jamaah majelis ta’lim Nahdlatul Wathan, para asatidz, para santri, alumni, muslimat NWDI, pemuda NWDI serta PW NWDI DKI Jakarta.

Acara berjalan dengan baik dan lancar di bawah komando Kiyai Haji Muhammad Suhaidi yang langsung memimpin pembacaan Tarekat Hizib Nahdlatul Wathan.

Pembacaan tarekat Hizib dimulai dari setelah shalat Isya’ sampai sekitar pukul 21:00, di Masjid Jami’ HAMZANWADI Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta.

Disamping pembacaan tarekat Hizib Nahdlatul Wathan, juga dibarengi dengan acara cukur rambut yang diadakan setelah usai pembacaan Wirid Tarekat Hizib Nahdlatul Wathan. Anak-anak yang dicukur pada malam ini berjumlah 2 orang dan yang beraqiqah berjumlah 2 orang juga. Semuanya total berjumlah 4 orang. Jelas Ust. Muhasan koordinator pelaksana acara.

Usai pembacaan wirid dan cukur rambut, Kiyai Haji Muhammad Suhaidi menutupnya dengan ceramah pendek yang berkaitan dengan amalan Tarekat Hizib Nahdlatul Wathan. Beliau mengupas sedikit tentang amalan seorang tokoh sufi yang ada di dalam tarekat Hizib Nahdlatul Wathan yang berbunyi :

الله الكافى وقصدت الكافى ووجدت الكافى لكل كافى كفاني الكافى ولله الحمد

Latinnya : Allahul kaafi wa qosodtul kaafi wawajadtul kaafi likulli kaafin kafaaniyal kaafi wa lillaahil hamdu.

Dalam paparannya beliau menyebutkan, bahwa do’a diatas adalah salah satu amalan sufi yang sangat terkemuka yaitu Ibrahim bin Adham seorang yang berasal dari keluarga ternama, kemudian berpindah haluan menjadi seorang sufi yang terkemuka. Dan amalan tersebut adalah salah satu amalan mendatangkan kekayaan. Terangnya.

Di akhir ceramahnya, beliau menganjurkan jamaah untuk berinfak, lebih lagi pada saat ini sedang ada renovasi Masjid Hamzanwadi, bisa dijadikan sebagai tempat untuk menyalurkan infaq.

Harapannya, mudah-mudahan do’a yang telah dipanjatkan dikabulkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Dan anak yang diaqiqahkan menjadi anak-anak yang shaleh dan shalehah berbakti kepada kedua orang tua berguna untuk agama nusa dan bangsa.

BACA JUGA  Bupati Perintahkan Semua Jajaranya,Tekankan Protokol Pencegahan Covid-19 Menuju New Normal Life.

Baca Selanjutnya

BACA JUGA  Sempat Hilang, Korban Terseret Arus Sungai Sudah Ditemukan Meninggal

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA