Sinar5news.com- Jakarta- Wali santri Gresia Riki Sopari / Harsini menyelenggarakan santunan kepada anak-anak yatim, sekaligus syukuran milad pernikahan beliau berdua, serta rasa syukur atas karunia kesehatan, kelapangan keluarga seisi rumah baik yang di Jakarta maupun yg di kampung, sekaligus kesukuran atas peringatan HUT RI yang ke 77 tahun.
” Momentum bulan Muharam yang juga dikenal sebagai bulan berbagi atas anak yatim kami sambut sekeluarga ikut merayakan walaupun berbagi alakadarnya. Semoga ini menjadikan awal baik untuk keberkahan semua keluarga kami dan terus dapat berbagi di bulan dan tahun berikutnya, sehat selalu bereklimpahan penuh berkah”. Demikian harapn tuan rumah
Kegiatan di laksanakan pada hari Ahad, 16 Muharram 1444 H bertepatan tanggal 14 Agustus 2022 di kediaman bapak Riki Sopari / Harsini di wilayah RT 07/05 Kampung Baru Kelurahan Sukabumi Selatan Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat.
Acara kegiatan santunan di awali tausiah oleh Ust. Samianto Muthohar Pembina Komunitas rumah mengaji sahabat juara. Kemudian di lanjutkan zikir dan tahlil bersama.
Dalam tausiah beliau yang sangat inspiratif mengajak dan memberikan pencerahan agar semua anak yatim yang hadir jangan berkecil hati.
” Menjadi anak yatim tidak harus galau sebab manusia paling mulia di jagat raya ini jika bukan karena beliau bumi langit dan isinya tidak akan diciptakan oleh Allah SWT. Dialah junjungan kita Nabi Muhamamd Saw. Dan beliau juga lahir dalam kondis yatim. Selanjutnya berbagi atau menyantuni seperti yang dilakukan Ayah dan Bunda Gresia ini adalah sangat dianjurkan bagi ummat Nabi Muhammad serta perbuatan menyantuni Ini sangat beliau cintai. Karena di dalam harta ummat muslim ada hak mereka anak- anak yatim dan kaum duafa serta yang kekurangan tapi tidak mau minta – minta”. Jelasnya.
Masih dalam urainya; “Dalam diri kita setiap manusia terdiri dari unsur jasmani dan rohani. Selama ini kebanyakan manusia hanya disibukkan memberi makan jasad tapi lupa memberikan makan rohani melalui zikir bersama ini mengirimkan alfatihah-alfatihah kepada arwah leluhur adalah cara memberikan roh makan”. Demikian beliau uraikan singkat kepada semua yang hadir.
Adapun anak yatim yang hadir yang disantuni berjumlah sebanyak 35 pemberian santunan
orang putra putri yang semuanya bermukim di wilayah RW 05. Mereka terdiri dari usia TK sampai SMK. Acara dihadiri oleh pengurus RT 07 Ibu Yulia selaku koordinator anak yatim.
Acara berjalan sangat bersahaja penuh kesukuran dalam suasana kekeluargaan. Dengan harapan terus bisa berkesinambungan bagi ummat Indonesia pada acara dan waktu yang berbeda untuk selalu saling mengasihi berbagi sesama sebagai wujud kita bersukur atas nikmatNya. Amien yra.(red)