Toko Sinar Bahagia Pancor Akan PHK Sementara Karyawannya. Selama Pengalihan Jalur Diterapkan Pemda Lotim

Foto : Hapsan,SH ( Humas Toko Sinar Bahagia Pancor - Lombok Timur - NTB )
banner post atas

Sinar5news.com – Selong – Langkah yang ditempuh oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lombok Timur untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona pada Social Distancing(Kerumunan Orang), melakukan pengalihan arus transportasi di Kecamatan selong yakni pada Jalan TGKH.Muhammad Zainuddin Abdul Majid dari perempatan PTC sampai dengan perempatan Makam Pahlawan Selong,menuai pro kontra.

Dari pantauan Sinar5news.com pada jalur tersebut merupakan jalur pusat perdagangan yang selalu ramai dikunjungi oleh masyarakat yang membeli kebutuhan sehari-hari terlebih memasuki bulan suci ramadhan 1441 H. konsentrasi massa yang membeli kebuthan tiap harinya terpusat dilokasi tersebut.

Foto : Suasana Jln.TGKH.Muhammad Zainuddin Abdul Majid, Di Simpang Empat Depan Masjid Pancor.

Akibat pengalihan jalur lalu lintas tersebut hampir semua tokok-toko yang berada di jalur jalan TGKH.Muhammad Zainuddin Abdul Majid terpatau lengang dan langsung dirasakan dampak dari pengalihan jalur yang berakibat kepada sepinya konsumen yang berbelanja ke Toko-Toko dan pedagang kaki lima yang ada di Jalur tersebut.

Iklan

Humas Toko Sinar Bahagia Pancor Hapsan,SH kepada wartawan menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Lombok Timur dinilai Arogan, yang melakukan pengalihan jalur dengan tanpa analisa kebijakan yang baik. Karena dengan pengalihan jalur itu mengakibatkan beberapa sector ekonomi masyarakat jadi terganggu.

“Inikan bisa kita katakana Arogansi karena Pemerintah tidak memiliki parameter yang jelas tentang aturan apakah namanya semi Lock Down dan yang kedua dari pelaku usaha yang memanfaatkan aktifitas social ekonominya,” Ungkap Hapsan.

Foto : Portal di Pasang Di simpang empat PTC Pancor.

Ia juga menambahkan Sinar Bahagia misalnya sudah menerapkan aturan Cegah Covid-19 seperti siapa saja yang masuk harus cuci tangan,harus pakai masker dan dihimbau untuk selalu menjaga jarak dalam berbelanja serta juga kita mengukur suhu tubuh dengan chamer tes dari setiap orang yang masuk ke Sinar Bahagia.

BACA JUGA  Nahdlatul  Wathan  Kecam Keras Aksi Bom Bunuh Diri di Mapolresta Medan

Secara ekonomis pengalihan jalur tersebut akan berpengaruh pada omset masing-masing Toko dan pedagang kaki lima lainnya yang mencari Rizki dari jalur jalan TGKH.Muhammad Zainuddin Abdul Majid Pancor, dan juga berdampak pada pendampatan para Jukir(Juru Parkir) yang terbiasa mencari Rizki dari tempat tersebut untuk mencari makan dan membiayai anak-anaknya sekolah.

“Oleh sebab itu, managemen Toko Sinar Bahagia yang mempekerjakan 220 orang tenaga kerja dengan sangat terpaksa melakukan PHK(Pemutusan Hubungan Kerja) untuk sementara selama pengalihan jalur ini terus dilakukan oleh Pemerintah Daerah. Sudah kami menghitung sekitar 75% tenaga kerja kami harus rumahkan. Karena dari mana kami akan menggaji mereka sementara omset kami menurun tajam akibat pengalihan jalur tersebut,” Pungkasnya.

Sedangkan terkait kontribusi Toko Sinar Bahagia terhadap upaya pencegahan Covid-19 yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Lombok Timur, pihaknya sudah memberikan bantuan berupa 500 paket sembako yang berisi Beras,Gula,minyak goreng dan lainnya. Ada yang langsung kami serahkan ke Gugus Tugas kabupaten dan ada juga yang kami bagikan langsung kepada masyarakat prasejahtera yang ada dilingkungan toko yang ada di Pancor.(Bul)
.