Tanya jawab seputar Ramadhan bagian 30 (masalah hari raya)

banner post atas

Soal : Apa hukum shalat ‘Id ?
Jawab : Shalat ‘Id hukumnya sunnah muakkadah (sunnat yang sangat dianjurkan)

Soal : Bagaimana pelaksanaan shalat ‘Id ?
Jawab : Disyariatkan untuk Shalat ‘Id, pelaksanaannya dengan berjamaah. Bagi laki-laki disunnahkan memakai wewangian, bagi perempuan tidak dibolehkan memakai wewangian.

Soal : Manakah lafadz niat shalat ‘Id ?
Jawab : Adapun lafadz Niatnya adalah sebagai berikut :
a. ‘Idul Fitri
أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لِلهِ تَعَــــالَى
Bacaan latinnya: “Ushallii sunnatan lii’idil fitri rak’ataini [makmuman/ imaman] lillahi ta’aala”
Artinya: “Aku berniat salat sunnah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”

Iklan

b. ‘Idul Adha
أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلاضحى رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لِلهِ تَعَــــالَى
Bacaan latinnya: “Ushallii sunnatan lii’idil Adha rak’ataini [makmuman / imaman] lillahi ta’aala”
Artinya: “Aku berniat salat sunnah Idul Adha dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”

Soal : Bolehkah shalat ‘Id dilakukan secara sendirian ?
Jawab : Shalat ‘Id boleh dilakukan secara sendirian. Apalagi bagi perempuan yang cantik lebih dianjurkan shalat ‘Id di rumahnya.

Soal : Manakah hal yang disunnahkan pada hari ‘Id ?
Jawab : Adapun diantara hal yang disunnahkan adalah sebagai berikut :
1. Mandi sebelum berangkat shalat ‘Id.
2. Makan terlebih dahulu sebelum berangkat shalat ‘Idul Fitri.
3. Memakai pakaian terbaik. Sunnah memakai baju yang putih bagi laki-laki dan warna yang gelap bagi perempuan.
4. Memakai wewangian bagi laki-laki, dan tidak bagi perempuan.
5. Berjalan kaki menuju tempat pelaksanaan ‘Id kalau memungkinkan.
6. Banyak bertakbir, bertasbih dan bertahmid.

Soal : Manakah hal yang disunnahkan dalam rangkaian shalat ‘Id ?
Jawab : Adapun diantara hal yang disunnahkan adalah sebagai berikut :
1. Dalam shalat disunnahkan bertakbir pada rakaat pertama 7 kali, dan pada rakaat yang kedua 5 kali selain takbiratul ihram dan takbir intiqal. Dan Sunnah diiringi tiap takbir dengan bacaan tasbih. Adapun bacaan tasbih tersebut adalah :

BACA JUGA  Tanya jawab seputar Ramadhan bagian 11

سُبْحَانَ اللهِ وَالحَمْدُ لِلهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
Subhanallah, walhamdulillah, wala ilaha illallah, wallahu akbar.

Artinya, “Mahasuci Allah, segala puji bagi-Nya, tiada tuhan selain Dia, Allah mahabesar,

2. Membaca dua khutbah setelah pelaksanaan shalat ‘Id.
3. Pada khutbah pertama disunnahkan diawalnya membaca takbir sebanyak 9 kali, di khutbah kedua disunnahkan diawalnya membaca takbir 7 kali.

Soal : Manakah contoh bacaan takbir pada hari raya ‘Id ?.
Jawab : adapun contoh takbir pada hari raya ‘Id adalah :

اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَر اَللَّهُ اَكْبَرْ ـ لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ ـ اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ
اَللَّهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلاً ـ لآ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَلاَنَعْبُدُ اَلاَّ اِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْكَرِهَ الْكَافِرُوْنَ لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْـدَهُ وَنَصَرَعَبِدَهُ وَاَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ لآ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ . اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ

Bacaan latin:
Allahu akbar.. Allahu akbar.. Allahu akbar..
Laa – ilaaha – illallaahu wallaahu akbar.
Allaahu akbar walillaahil – hamd.

Allahu akbar.. Allahu akbar.. Allahu akbar..
Allaahu akbar kabiiraa walhamdulillaahi katsiiraa,..
wasubhaanallaahi bukrataw – wa ashillaa.

Laa – ilaaha illallallahu walaa na’budu illaa iyyaahu
Mukhlishiina lahuddiin
Walau karihal – kaafiruun

Laa – ilaaha – illallaahu wahdah, shadaqa wa’dah, wanashara ‘abdah, – wa – a’azza – jundah, wahazamal – ahzaaba wahdah.

Laa – ilaaha illallaahu wallaahu akbar.
Allaahu akbar walillaahil – hamd.

Artinya:
Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar. Tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah dan Allah Mahabesar.
Allah Mahabesar dan segala puji hanya bagi Allah

Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar
Allah maha besar dengan segala kebesaran,
Segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya,
Dan maha suci Allah sepanjang pagi dan sore.
Tiada Tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya dengan memurnikan agama Islam meskipun orang kafir, munafiq dan musyrik membencinya.

BACA JUGA  Tanya jawab seputar Ramadhan bagian 3

Tiada Tuhan selain Allah dengan ke Esaan-Nya. Dia menepati janji, menolong hamba dan memuliakan bala tentara-Nya serta melarikan musuh dengan ke Esaan-Nya. Tiada Tuhan selain Allah, Allah maha besar. Allah maha besar dan segala puji bagi Allah.