Resmikan Majelis Lagi, PW NWDI Jakarta Semakin Meroket

banner post atas

Sinar5news.com – Setelah beberapa waktu lalu meresmikan majelis di wilayah barat bogor, kini PW NWDI Jakarta kembali meresmikan majelis dengan Nama Hubbul Quran Nahdlatul Wathan di Matraman Jakarta Timur.

“Alhamdulillah, hari ini kita meresmikan majelis dengan nama Hubbul Qur’an Nahdlatul Wathan. Saya mengucapkan terimakasih kepada yang hadir terutama kepada kanda DR. Muslihan Habib yang bersedia hadir sekaligus meresmikan majelis Hubbul Qur’qn Nahdlatul Wathan.”,. Jelas Ust Abdul Karim Mukhlis pimpinan majelis ta’lim Hubbul Qur’an Nahdlatul Wathan.

Dalam acara peresmian tersebut turut hadir, Ketua Umum PW NWDI Jakarta TGH. Muslihan Habib, Ketua Umum PD NWDI Jakarta Timur ust. Husni Harris, Bendahara Umum PD NWDI Jakarta Timur Ust Zulmakki, para tokoh setempat, serta jamaah majelis ta’lim.

Iklan

Ketika dijumpai oleh awak media, Ketua umum PD NWDI Jakarta Timur yaitu ust. Hisni Harris mengucapkan selamat atas diresmikannya majelis asuhan ust Abdul Karim ini.

“Saya secara pribadi serta mewakili PD NWDI Jakarta Timur mengucapkan selamat kepada ust Karim atas majelisnya yang baru saja diresmikan, semoga dengan menyematkan nama Nahdlatul Wathan di majelis ini senantiasa mendapat barokah dari maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.”,. ucap Ust Husni kepada awak media.

Ketua umum PW NWDI Jakarta, TGH. Muslihan Habib secara khusus menyampaikan apresiasinya atas program yang di inisiasi oleh PD NWDI Jakarta Timur.

“Alhamdulillah, saya sangat mengapresiasi program penyebaran dakwah yang di inisiasi oleh PD NWDI Jakarta Timur. Kebetulan pimpinan majelis Hubbul Qur’an Nahdlatul Wathan juga merupakan pengurus PD NWDI Jakarta Timur menempati posisi Sekjend.”,. Ucap TGH. Muslihan Habib

lebih lanjut, TGH. Muslihan Habib menyampaikan bahwa dengan diresmikannya majelis Hubbul Qur’an Nahdlatul Wathan maka tercatat sebanyak 33 majelis ta’lim yang berada dibawah naungan NWDI Jakarta Timur.

BACA JUGA  Pemda Lotim Fasilitasi Pemulangan Jenazah PMI