Dalam Quran, surat ke 31 adalah *surat Luqman*. Luqman adalah simbol kebijakkan orang tua. Tertulisnya nama Luqman sebagai nama Surat pada Quran karena kebijakkannya dalam menjalani kehidupan dan berinteraksi dengan sesama. Sebagian Ulama memandang Luqman adalah salah seorang Nabi.
Semua orang tua pasti berpesan yang terkait dengan moral.
Pesan moral dari i *ORANG TUA* pasti. terkait kualitas hidup hendaknya mampu selalu bersikap Bijak. Ini apalagi terkait kualitas masa depan keturunannya. Kegagalan dan keberhasilan seorang anak sangat tergantung kepada sikap kedua orang tuanya atas mereka.
Terkait peranan orang tua atas anak nya, bahwa seorang anak yang tidak merasakan kasih sayang dari seorang ayah maka dia akan merasa kesulitan untuk melakukan adaptasi baik di sekolah, lingkungan sosial atau pun dalam perubahan yang lain. Hasil dari reset juga menunjukan bahwa seorang anak yang tanpa peran ayah:
Sebagian besar anak akan mengalami masalah psikologis seperti : merasa gelisah, suasana hati yang mudah sekali berubah, fobia, dan juga depresi.
Karena itulah – jelas menjadi orang tua tidak boleh sembarangan. Karena Masa depan anak anak mereka banyak tergantung pada sikap bijaknya orang tua dalam mendidik. Tentu saja, sikap bijak bukan menuruti seluruh keinginan anak, namun mampu membuat anak anak *memahami bagaimana hidup* yang sederhana untuk mencari tujuan hidup yang sebenarnya
Berikut ini pemahaman tentang hidup “SEDERHANA*
Berbicara tentang hidup sederhana biasanya selalu di kaitkan dengan masalah harta.
*” Harta adalah apa yang kita bagikan …*
*Kalau yang kita simpan itu justru harta orang lain …* *Karena saat kita meninggalkan dunia ini, harta itu akan langsung berpindah tangan kepada ahli waris dan tidak bermanfaat untuk yang meninggal … Padahal seumur hidup kita kerja keras mengumpulkan harta tsb*
*Meninggal itu ternyata tidak membawa apa-apa … Hanya selembar kain kafan berlapis tiga dengan diikat tali …*
*Tidak memiliki kantung untuk menaruh uang apalagi ATM yang dipersiapkan untuk memberi tips malaikat …*
*Tak ada kantung untuk menyelipkan kartu nama orang penting biar jalan menuju surga mulus …*
*Tak dapat dimodifikasi model ala-ala hijab syari yang modis … hanya boleh satu model aja … yakni Pocong …*
*Meski baju tiga lemari, Tidak bisa satupun dipakai / dibawa untuk ganti baju …*
*Meski punya tanah/rumah dimana-mana, tetap saja harus tinggal di dalam kubur…*
*Meski memiliki deposito banyak di bank, tidak bisa dicairkan di dalam kubur …*
*Meski punya banyak mobil mewah, tetap saja pergi ke kubur naik keranda …*
*Meski punya gadget mahal dengan camera editor yang keren, tetap saja tidak bisa buat selfie dalam kubur …*
*SEMUA DITINGGALKAN …*
*Dan sayangnya, Meninggal itu tidak bisa direncanakan … tidak bisa ditentukan tanggalnya … Bisa nanti, bisa besok, bisa lusa … bisa kapan aja … Semua tergantung kehendak Allah Subhanallahu Wa Ta’ala*
*Sementara harta kita yang sesungguhnya masih sangat sedikit, karena kita terlalu sibuk mengumpulkan harta yang dipersiapkan untuk orang lain …*
Saudaraku …
Marilah bersama2 kita kumpulkan harta kita pada *BANK SEMESTA milik Allah Subhanallahu Wa Ta’ala* …
Kita akan melihat *SALDO* harta kita pada saat kita kembali kepadaNya …
Walaupun kita berangkat hanya menggunakan kain putih saja tanpa perbekalan …
Namun … Insyaallah sesampainya disana Allah akan kembalikan *Seluruh Tabungan Kita di alam Semesta Milik Allah Subhanallahu Wa Ta’ala* …
*Tak Ada Yang Terlewat dan Tak Ada Yang Tak Terhitung … Semua Sesuai Dengan HisabNya …*
[12/3 07:47] Agustitin:
*الحمد لله والصلاة والسلام على رسول اللّٰه وبعد …*
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
*Rabbanaa Laa Tuzigh Quluubanaa Ba’da Idz Hadaitanaa wa Hab Lana Mil-Ladunka Rahmatan Innaka Antal-Wahhaab*
_Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia).” (QS. Ali Imran: 7)_
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوْبِ، ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِيْنِكَ
*Yaa Muqallibal Quluub, Tsabbit Qalbi ‘Ala Diinik*
_Artinya: “Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkan hati kami di atas agama-Mu.” (HR. Ahmad dan at Tirmidzi)_
” *Ayo semangat untuk selalu Berbagi Faedah Bertabur Hikmah*”
*BERTAUBATLAH BERIKUT DOA TAUBATNYA NABI YUNUS A.S*
*•لاَ إِلَهَإِلاَّأَنْتَ، سُبْحَانَ
*Laa ilaaha illa anta. Subhaanaka, innii kuntu minaz zhaalimiin*
*(Tiada tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang dzalim).*




