Prof H Agustitin: ORANG YANG MEMBERI MAKANAN BUKA PUASA MERUPAKAN KEBAIKAN DI HADAPAN ALLAH SWT

banner post atas

RAMADHAN merupakan bulan istimewa yang penuh dengan keberkahan dan ampunan. Maka, seyoginya keberkahan dan ampunan tersebut berhasil kita raih. Salah satunya adalah dengan memberi makanan dan atau minuman kepada orang yang berbuka puasa._

BANYAK keutamaan yang bisa diraih oleh seseorang pada bulan Ramadhan ini. Salah satu di antaranya adalah dengan memberikan makanan dan atau minuman kepada seseorang yang sedang berbuka puasa pada bulan Ramadhan.

SETIAP amalan yang kita lakukan pada bulan Ramadan ini, sekecil apa pun amalan tersebut pasti akan mendapatkan imbalan berupa ganjaran atau pahala dari Allah. Bahkan, pahala dari Allah tersebut akan dilipatgandakan.

Iklan

ALLAH pun turut menjanjikan ganjaran yang luar biasa bagi siapa pun orangnya yang memberi makanan untuk buka puasa. Apalagi sekarang sedang bulan Ramadhan. Maka, pemberian makanan itu tepat sekali monentumnya.

*ADAPUN keutamaan memberi makanan dan atau miniman untuk berbuka puasa dijelaskan seperti berikut ini.*
*Yakni akan mendapat pahala yang setara dengan pahala orang yang sedang berpuasa*

*RASULULLAH SAW yang bersabda (yang artinya), *_”Siapa yang memberi makan orang yang berpuasa, baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut. tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.”_*_
*(HR. Tirmidzi no. 80, Ibnu Majah no.1764)_*

*BERDASARKAN hadis tersebut, para ulama menganjurkan kepada para hamba-Nya agar bersedia memberikan makanan dan atau minuman untuk berbuka puasa kepada orang lain secara cuma-cuma tanpa mengharap apa pun selain pahala dari Allah.*

*PADA dasarnya, memberi makanan kepada siapa pun juga, termasuk salah satu bentuk sedekah. Bagi siapa pun yang melakukannya, dijanjikan Allah sebagai ahli surga. Hal itu sebagaimana firman Allah, *_”Atau memberi makanan pada hari kelaparan.”_*
*(QS. Balad:*

BACA JUGA  Lockdown? Yuk Ngaji Online bersama Ulama Al-Azhar

*LANJUT untuk puasa Ramadhan hari ke-7.*

*Bismillahirrahmanirrahim. Rabbana taqabbal minnaa innaka antas sami’ul ‘alim._*
*Ya Tuhan kami. Terimalah amal kebaikan kami. Ya…Allah “Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.*
*(QS. Al-Baqarah: 127)*.

*رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ*

*Rabbanaa Laa Tuzigh Quluubanaa Ba’da Idz Hadaitanaa wa Hab Lana Mil-Ladunka Rahmatan Innaka Antal-Wahhaab*
_Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia).”
(QS. Ali Imran: 7)_

**يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوْبِ، ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِيْنِكَ**

*Yaa Muqallibal Quluub, Tsabbit Qalbi ‘Ala Diinik*

_Artinya: “Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkan hati kami di! atas agama-Mu.”
(HR. Ahmad dan at Tirmidzi)_

*اللَّهُمَّ مُصَرِّفَ الْقُلُوبِ صَرِّفْ قُلُوبَنَا عَلَى طَاعَتِكَ,*
*Allaahumma Musharrifal Quluub, Sharrif Quluubanaa ‘Alaa Thaa’atik*

_Artinya: “Ya Allah yang mengarahkan hati, arahkanlah hati-hati kami untuk taat kepadamu.” (HR. Muslim)_

*PERNIAGAAN YANG MENGUNTUNGKANMU*
Assyaikh Shalih alfauzan Hafidzahullah. Jagalah anak-anakmu sesungguhnya perniagaan yang menguntungkanmu -tidak diragukan lagi- adalah anak-anakmu,_

Apabila engkau menegakkan pendidikan dan arahan yang baik kepada mereka, maka merekalah perniagaanmu yang hakiki disisi Allah subhanahu wata’ala._

*Merekalah yang akan mendoakan engkau setelah engkau meninggal dunia,* merekalah penerusmu didalam keluarga dan hartamu,

*Maka apabila engkau membenahi mereka dengan cara mendidik dan mengarahkan mereka niscaya mereka akan menjadi* :

*خَيْرَ خَلَفٍ لِخَيْرِ سَلَف*ٍ

*Sebaik-baik generasi yang dimiliki sebaik-baik pendahulu,*

*Adapun apabila engkau sia-siakan mereka niscaya mereka akan menjadi penyesalanmu baik ketika engkau masih hidup maupun ketika engkau telah meninggal dunia.*

BACA JUGA  Prof Dr H Agustitin : Memaknai Kata Sabar

*Maka bertakwalah kepada Allah wahai hamba-hamba Allah terhadap anak-anak kalian,* *Tunaikanlah amanah yang Allah embankan Kepada kalian karena sesungguhnya Allah akan menanyai kalian tentangnya pada hari kiamat nanti.*

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda :

*كلكم راع،  وكلكم مسئول عن رعيته*

*”Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan ditanya tentang kepemimpinannya.”*

*Semoga kita selalu mendapatkan Taufiq dari Allah Ta’ala..*
*MARILAH KITA MEMPERBANYAK BERDZIKIR KPD ALLAH SWT-*

*سُبْحَانَ الَّلهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَاِلَهَ اِلٌَاالَّلهُ وَالٌَلهُ اَكْبَرُ وَلَا حَوْلَ وَ لَاقُوٌَةَ إلَّا بِالَّلهِ الْعَلِىِّ الْعَظِيْمِ*

*Subhaanallah*
*Walhamdulillah*
*Walaa ilaaha illallaah*
*Allahu akbar walaa haulaa walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adzim*

*(Maha suci Allah dan segala puji bagi Allah dan tiada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar dan tiada daya dan kekuatan melainkan dengan daya dan kekuatan (pertolongan)Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Mulia).*

*Bersama Allah pasti bisa*
*Bersama Allah pasti ada solusi*_*Semoga kita menjadi penyebab baiknya diri dan orang lain*_. *Semoga kita senantiasa bersyukur, lebih bermanfaat dan lebih baik lagi.aamiin*_
*Mari selalu berusaha tiap hari tambah ilmu akherat, selalu semangat Tholabul ilmi.*