
Uang masih diyakini menjadi penentu kemenangan. Padahal keyakinan tersebut tidak sepenuhnya jadi jaminan. Pemilu Legislatif 2019 menjadi pembuktian, banyak Caleg menghabiskan anggaran ratusan hingga miliar rupiah memainkan politik uang, justru mengalami kekalahan.
Bahkan tidak sedikit Caleg petahana tumbang menelan kekalahan, karena gagal menjaga kepercayaan konstituen selama lima tahun diberikan kepercayaan duduk sebagai anggota dewan. Pemenang Pileg 2019 justru banyak dihiasi wajah baru.
Beberapa diantaranya merupakan politisi muda, mantan aktivis NGO yang kapasitas tidak diragukan lagi, karena telah malang melintang melakukan kerja-kerja pemberdayaan sosial kemasyarakatan. Dengan kerja politik yang sungguh-sungguh, mampu menang dan terpilih sebagai anggota DPRD NTB, tanpa politik uang.
Kemenangan diraih sekaligus meruntuhkan keyakinan banyak politisi yang memandang politik tanpa uang sebagai ‘mitos’. Bahwa memenangkan hati rakyat bisa dilakukan melalui kerja politik, didukung tim pemenangan yang solid, turun langsung, meyakinkan masyarakat melalui program kerja, termasuk pendidikan politik, bagaimana menjadi pemilih cerdas serta melawan politik uang.
Tampilnya sejumlah anak muda NTB progresif dengan latar belakang aktivis NGO sebagai pemenang pada Pemilu Legislatif 2019 dan bertumbangannya Caleg petahana membuktikan, bahwa modal uang besar tidak selalu memberikan kemenangan tanpa disertai kerja dan pendidikan politik kepada masyarakat.
Bertumbangannya Caleg petahana termasuk caleg yang memainkan politik uang bisa menjadi pembelajaran bagi politisi lain, termasuk masyarakat, bahwa politik uang tidak selalu memberikan jaminan meraih kemenangan, tanpa disertai kerja politik secara sungguh-sungguh meyakinkan masyarakat.
Bahwa seorang politisi layak dipilih mendapatkan mandat sebagai anggota dewan, karena memang bisa diharapkan memperjuangkan kepentingan masyarakat. Karena jabatan sebagai anggota dewan sejatinya sebagai jalan memperjuangkan kemaslahatan masyarakat, bukan sekedar mencari jabatan dan kekuasaan.
**Penulis : Akhdiansyah, S.Hi Sekretaris DPW PKB NTB dan anggota DPRD NTB 2019-2024, Dapil Kabupaten Dompu, Bima dan Kota Bima.




