Polemik Gedung Pemuda & Mahasiswa, M. Zainuddin Fikri: Kita Utamakan Kepentingan Umat

banner post atas

Lombok Timur- Polemik pengalihan fungsi gedung pemuda dan mahasiswa menjadi atensi besar banyak pihak, baik dari golongan pemuda dan OKP sampai jajaran kepemerintahan. Pro kontra masalah ini seakan – akan belum menemui titik terang.

Gedung pemuda dan mahasiswa yang awalnya difungsikan untuk rapat dan kegiatan pemuda dan mahasiswa, kini di jadikan kantor Bank NTB Syariah.

Masalah alih fungsi gedung pemuda dan mahasiswa yang dimiliki pemerintah daerah (Pemda) kabupaten Lombok Timur yang ada di depan masjid raya Selong ini juga menjadi atensi besar DPC HIMMAH NW cabang Lombok Timur.

Iklan

Ditemui di sekretariat cabangnya (18/1) DPC HIMMAH NW mengambil sikap pro mengenai masalah ini. Diwakili oleh M. Zainuddin Fikri yang merupakan ketua IV bidang partisipasi pembangunan daerah (PPD) DPC HIMMAH NW Cabang Lombok Timur ia mengatakan,

“Mengenai pengalihan gedung pemuda dan mahasiswa, kita utamakan kepentingan masyarakat banyak. Banyak masyarakat yang harus tetap dilayani setiap harinya”, tuturnya.

Pemuda yang menamatkan kuliah strata satunya di Universitas Hamzanwadi beberapa tahun silam ini juga menambahkan bahwa “Gedung itu alangkah lebih baiknya disewakan saja, jangan di berikan secara percuma. Nanti dananya bisa kita gunakan untuk pemberdayaan pemuda. Terlebih dana untuk pemberdayaan pemuda dan masyarakat secara umum ludes untuk penanganan covid 19 yang tidak tau kapan akan berhenti”, Ungkap Zainuddin.

Ia juga menegaskan komitmen HIMMAH NW untuk mengawal kebijakan Pemda Lombok Timur.
“kita kawal kebijakan Pemda Lotim jika itu demi kemaslahatan umat”, tegasnya kepada awak media.

Dari statemen tersebut, DPC HIMMAH NW Cabang Lombok Timur melalui M. Zainuddin Fikri sudah menunjukkan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah daerah kabupaten Lombok Timur terkait polemik gedung pemuda dan mahasiswa. (Rahman)

BACA JUGA  Wujud Rasa Syukur, Kodim Loteng Bagikan Puluhan Paket Sembako.