Pemprov DKI Bagikan Bantuan SoSial Tunai, Ini Syaratnya

banner post atas

Sinar5news.com – Pemprov DKI Jakarta terus berupaya dalam memberikan pelayan kepada warga DKI Jakarta, melalui Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta kembali mendistribusikan bantuan sosial bagi warga terdampak COVID-19 mulai Selasa (12/1).

Bantuan sosial bagi warga terdampak Covid-19 Tahun 2021 ini bukan lagi dalam bentuk sembako atau kebutuhan pokok, dilansir dari laman Facebook Pemprov DKI bantuan yang diberikan adalah Bantuan Sosial Tunai (BST) senilai Rp.300.000 per Kepala Keluarga selama 4 bulan mulai Januari hingga April 2021.

Berdasarkan informasi yang diterima team Sinar5news.com BST di Jakarta berasal dari dua sumber. Pertama, APBN Kementerian Sosial RI sebanyak 750.000 KK, didistribusikan melalui PT. Pos Indonesia.

Iklan

Kedua, dari APBD DKI Jakarta sebanyak 1.055.216 KK, disalurkan ke rekening penerima BST lewat Bank DKI.
Berikut ini persyaratan untuk mendapatkan BST Kemensos Rp300 ribu tahun 2021, di antaranya:

1. Calon penerima adalah masyarakat yang masuk dalam pendataan RT/RW dan berada di desa.

2. Calon penerima adalah mereka yang kehilangan pekerjaan di tengah pandemi Covid-19.

3. Calon penerima tidak terdaftar sebagai penerima bantuan sosial lain dari pemerintah pusat seperti Program Keluarga Harapan (PKH), kartu sembako, paket sembako, Bantuan Pangan Nontunai (BPNT), hingga kartu prakerja.

4. Apabila calon penerima tidak mendapatkan bansos dari program lain, tetapi belum terdaftar oleh RT/RW, maka bisa langsung menginformasikannya ke aparat desa.

5. Jika calon penerima memenuhi syarat, tetapi tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP), tetap bisa mendapatkan bansos tanpa harus membuat KTP terlebih dulu. Penerima mesti berdomisili di desa tersebut dan menulis alamat lengkapnya.

6. Apabila penerima sudah terdaftar dan datanya valid maka BST Kemensos Rp300 ribu akan diberikan secara tunai dan nontunai.

BACA JUGA  BPBD Lotim, Dapat Penghargaan Dari Polres Lombok Timur, NTB. Terkait Dedikasi Dan Loyalitas Dalam Tugas Kemanusiaan.

 

Cara nontunai diberikan melalui transfer ke rekening bank penerima, sementara cara tunai akan diantarkan langsung oleh petugas pos ke rumah KPM, kolektif melalui aparat desa, bank milik negara, atau diambil langsung di kantor pos terdekat.

Untuk mengetahui apakah masuk ke dalam daftar penerima, masyarakat bisa mengunjungi laman Data Terpadu Kesejahteraan Sosial.

Berikut langkah-langkahnya:

– Silakan Anda mengunjungi laman https://dtks.kemensos.go.id/

– Kemudian pada bagian paling atas, tersedia beberapa kolom pencarian penerima bantuan sosial tunai (BST).

– Pilih identitas diri (ID). Ada tiga jenis ID, yaitu ID DTKS/BDT, Nomor Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional/Kartu Indonesia Sehat (JKN/KIS), dan NIK.

– Adapun ID DTKS adalah ID Data Terpadu Kesejahteraan Sosial. Biasanya itu tersimpan di dinas sosial kabupaten kota. Jika tidak mempunyai maka bisa memilih opsi NIK atau Nomor Induk Kependudukan atau nomor PBI JKN/KIS.

– Masukkan nomor kepesertaan dari ID yang dipilih.

– Masukkan nama yang sesuai dengan ID yang dipilih.

– Masukkan dua kata yang tertera dalam kotak box captcha.

– Klik “cari” lalu akan muncul data apakah Anda terdaftar sebagai penerima Bansos BST Kemensos atau tidak.

Kemensos mulai tahun ini akan terus memutakhirkan DTKS dari pemerintah daerah serta memperbaiki pengawasan maupun pelaporan agar penyaluran bansos tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu.