HIKMAH PAGI :TIGA GOLONGAN MASYARAKAT

HIKMAH PAGI :TIGA GOLONGAN MASYARAKAT

Buku adalah gudang ilmu. Layaknya sebuah gudang, buku menyimpan segala macam dan jenis ilmu yang berguna bagi kehidupan ummat manusia. Oleh karenanya, tidak mengherankan, jika bagi kalangan tertentu, kepemilikan buku menjadi sesuatu yang wajib adanya.

Bahkan terdapat sebagian kalangan masyarakat yang rela merogoh kocek yang cukup besar untuk memiliki buku-buku yang menurutnya bermanfaat untuk diri dan kelurga, teman, maupun orang lain.

Setidaknya Ada beberapa golongan masyarakat dalam menyikapi gudang ilmu tersebut.
Pertama, gologan masyarakat yang suka membeli dan suka membacanya;
Kedua, gologan masyarakat yang suka membeli tetapi tidak suka membacanya;
Ketiga, gologan masyarakat yang tidak suka membeli dan tidak suka membacanya.

Dari ketiga golongan tersebut, tentu yang paling bagus adalah golongan yang pertama, yakni yang hobi membeli dan hobi membaca. Ketika seseorang termasuk dalam golongan yang pertama ini, tentu akan memiliki wawasan pengetahuan bak samudera yang luas dan cenderung lebih bijaksana dalam melakukan sesuatu, jika bacaan bukunya itu diaplikasikan dalam kehidupan, berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Sementara golongan kedua yakni golongan yang hobi membeli tetapi tidak hobi membaca. Jika seseorang termasuk dalam golongan yang kedua ini, terdapat beberapa asumsi, pertama, mungkin memang wataknya hanya suka membelinya saja; kedua, mungkin tidak sempat untuk membacanya karena kesibukan tertentu, dan ketiga, mungkin tidak memiliki kuantitas bacaan yang baik.

Kemudian golongan terakhir adalah golongan yang stagnant, yakni tidak suka membeli dan tidak suka membaca. Terkait dengan golongan ini diharapkan bisa berpindah ke dalam golongan yang pertama maupun golongan kedua.

21 Oktober 2020
Hipzon Putra Azma

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA