Pemkab Lotim Peringati Maulid Dengan Bershalawat Bersama Hadad Alwi Dan Ribuan Jamaah.

banner post atas

Sinar5news.com – Masbagik – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tingkat Kabupaten Lombok Timur (Lotim), berlangsung khidmat dan penuh semarak. Maulid yang dipusatkan, dilapangan Gotong Royong Kecamatan Masbagik Lotim ini, tidak saja dihadiri Bupati Lotim, masyarakat, Aparatur Sipil Negara (ASN), Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (OPD). Melinkan juga, dihadiri langsung penyanyi religi kondang, Habib Haddad Alwi, Sabtu Malam Minggu (09/11/2019).
Sementara uraian hikmah maulid, disampaikan Dr TGH Lalu Muhamad Zainuri. Maulid kali ini, Pemerintah Daerah (Pemda) Lotim mengambil tema “Tauladan Nabi Muhamad SAW, untuk Lotim yang Adil Sejahtera dan Aman (ASA)”.

Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy, MM, dalam sambutannya, mengatakan, malam ini memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, untuk tingkat Kabupaten dipusatkan di Masbagik, bersama Haddad Alwi. Maulid ini, bagian dari cara umat islam, mewujudkan rasa rindu pada Rasulullah SAW. Rasa rindu itu, diwujudkan dengan banyak membaca salawat, baik dalam keadaan ramai atau pun dalam keadaan sunyi. Dengan harapan, kelak mendapat syafaat Nabi Muhammad SAW. Apalagi, Rasulullah begitu banyak pengorbanan dan rasa kasih sayangnya pada umatnya.

Foto : Bupati Lotim H.M.Sukiman Azmy dan Habib Hadat Alwi

“Kehadiran kita malam ini (sabtu malam red), sebagai bukti dan wujud rasa cinta kita pada Nabi Muhammad,”katanya seraya berharap kegiatan ini mendatangkan berkah, dan menumbuhkan semangat berhijrah untuk melaksanakan kegiatan keagamaan dan hubungan sesama manusia.

Iklan

Lanjutnya, peringatan Maulid ini di inginkan Sukiman, bukan perayaan seremonial semata. Melainkan, bagaimana umat islam dapat mengambil hikmah dan tauladan, untuk diaplikasikan dikehidupan sehari-hari, dalam membangun daerah dan negara. Sehingga menurutnya, sangat tepat tema diambil Pemerintah pada Maulid kali ini.
“Salah satu tauladan dari sifat Rasulullah SAW, yang dapat di ikuti agar dapat membantu menuntaskan permasalahan daerah kita, adalah peduli terhadap fakir miskin dan anak yatim,”terangnya.
Kepedulian itu ucap mantan Dandim 1615 WB Lotim ini, dilakukan melalui hal-hal kecil seperti infaq dan sadaqah.

BACA JUGA  Forum LLAJ Lotim Buka Website,Instagram,Twitter,FB dan WA. Untuk Menerima,Masukan,Saran dan Aduan Dari Masyarakat Soal Jalan.
Foto : Bershalawat Bersama Masyarakat Lotim

Bahkan salah satu kewajiban umat islam adalah menunaikan zakat, bentuk ibadah untuk membantu orang-orang yang membutuhkan.
“Zakat, infaq dan sadaqah adalah ibadah sosial. Sedangkan ibadah salat, puasa bagian dari ibadah individu sifatnya hubungan langsung dengan Allah. Sudah seharusnya ibadah sosial dan individu dilakukan secara berimbang,”tandasnya.
Sementara itu, Dr TGH Lalu Muhammad Zainuri, saat memberikan uraian hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW, dalam ceramahnya, bagaimana memanggil nama Nabi Muhammad dan adab bersalawat. Bagaimana memastikan diri mencintai Rasulullah, kendati tidak mampu mengikuti ibadahnya Nabi Muhammad.

“Mari, tulus dan hadirkan rasa cinta kita pada Baginda Nabi Muhammad SAW,”ucapnya mengajak masyarakat dan pejabat yang hadir.
Menurutnya, jika mencintai Rasulullah, untuk jangan adal hal yang merasa berat dilakukan, atas apa yang dilakukan Nabi. Terutama, dalam hal melakukan dan menghidupkan sunnah dalam kehidupan sehari-hari.
Apalagi akhir-akhir ini, banyak sunnah kecil yang hilang dan dilupakan dalam kehidupan sehari-hari. Termasuk dalam berbangsa serta bernegara. Satu contoh sunnah yang kecil itu, seperti mengucapkan salam.

Sekecil apa pun sunnah itu, agar dihidupkan dan dilaksanakan sesuai kemampuan.
“Masyarakat hampir jarang mengamalkan salam dalam kehidupannya. Sekali lagi, sunnah yang ringan ini, jangan sampai dilupakan,”tegasnya.
“Untuk Lombok Timur yang ASA, itu bisa dicapai dengan membudayakan salam. Salam adalah identitas umat islam,”tambah dosen UIN Mataram ini.

Sekarang ini ucap Zainuri, islam dan negara dihadapkan dengan berbagai keyakinan dan faham. Ada kelompok tertentu mengatasnamakan islam, yang meyakini fahamnya merasa paling benar, faham radikal, hingga faham yang meyakini aksi bom bunuh diri adalah syahid. Padahal jelas, islam adalah pribadi untuk menyelamatkan orang lain.
“Sering-sering menyebut nama Nabi Muhammad SAW,”imbaunya.

BACA JUGA  LKPJ Bupati Lotim TA.2019, Indikator Prioritas Pembangunan Meningkat

Dalam kesempatan itu, Habib Haddad Alwi, memimpin masyarakat yang hadir membaca salawat. Melantunkan lagu-lagu album salawat ciptaannya. Termasuk, memberikan semangat pada masyarakat, untuk membumikan salawat nabi. Tampak masyarakat atusias dan penuh semangat, mengikuti arahan Haddad Alwi. Pada kesempatan itu pula, Haddad Alwi juga memimpin do’a, untuk mendoakan Lotim, agar menjadi Daerah yang aman, adil, sejahtera, dijauhkan dari bencana dan lainnya.(Bul)