Nikmati Masa Mudamu Sebelum Tua Mengambil Waktumu.

Nikmati Masa Mudamu Sebelum Tua Mengambil Waktumu.

Banyak anak muda sekarang yang melewati masa mudanya dengan membuang-buang waktu saja, padahal banyak kegiatan positif yang bisa mereka lakukan.

Tahukah anda, bahwa waktu adalah uang. Kata-kata itu mungkin sudah akrab bagi kita. Kata-kata dengan bahasa Inggris ‘time is money’ itu menjadi gambaran betapa berharganya waktu dalam kehidupan manusia. Sama halnya uang yang banyak ‘diburu’ manusia sebagai alat untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Kaum remaja sekarang menghabiskan waktunya hanya untuk rebahan, bermain gadget, dan bermain game hingga larut malam. Bermain-main itu adalah hal-hal yang jika dilakukan tidak memanajemen dengan baik akan membuat mereka menyesal di kemudian hari.

Jika seseorang memanajemen waktu nya dengan baik dia akan berbahagia di kemudian hari, berikut adalah manfaat yang mungkin bisa menjadikan kegiatan anda menjadi lebih positif.

1. Rebahan

Rebahan adalah suatu hal yang banyak di lakukan remaja, tapi tahukah anda jika kita rebahan, kita juga bisa mengisi dengan kegiatan positif.

Banyak di antara kaum milenial hanya rebahan dan bermain hp saja, sementara mereka bisa menjadikan suatu hal yang membuat mereka tidak membuang waktunya.

Dengan rebahan dan bermain hp kita bisa mencari referensi membuat seperti puisi, quotes, dll. Dengan cara seperti itu mereka akan menjadikan waktunya menjadi lebih bermanfaat.

2. Bermain game

Jika kamu gemar bermain game, kamu harus mengatur waktu kamu lebih baik, jika tidak mengatur waktu dengan baik kamu akan mengalami banyak dampak negatif dari bermain game.

Manfaat bermain game :

1. Meningkatkan kemampuan membaca

Studi menunjukkan bahwa anak-anak yang bermain game kemungkinan akan mendapatkan sedikit dorongan untuk keterampilan membaca mereka. Ini bahkan berlaku untuk anak-anak yang kesulitan membaca atau gemar memainkan game aksi.

Saat bermain game anak-anak perlu mengetahui instruksi teks supaya mereka bisa bermain dengan lancar. Berawal dari situ lah anak akan dilatih untuk meningkatkan keterampilan membacanya dengan cara yang mungkin lebih menyenangkan bagi mereka.

2. Melatih kemampuan problem solving

Inti dari setiap game adalah tantangan. Meski ada saja game yang tidak terlihat artinya, namun tetap ada juga game yang menyimpan beragam manfaat positif seperti game bertema teka-teki, misteri, dan mengelola kota atau kerajaan virtual. Pasalnya, game-game tersebut akan menawarkan anak kesempatan untuk menghadapi masalah sekaligus bekerja dengan tujuan menemukan solusi.

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa anak-anak yang bermain game bertema teka-teki, misteri, dan mengelola kota atau kerajaan virtual cenderung berkembang dalam bidang perencanaan, organisasi, dan pemikiran yang fleksibel.

Dengan begitu, belum ada bukti yang menyatakan apakah permainan melatih otak benar-benar dapat meningkatkan keterampilan anak dalam memecahkan masalah di dunia nyata atau tidak.

3. Meningkatkan koneksi sosial

Beberapa anak mengalami kesulitan untuk menyesuaikan diri dan berteman di kehidupan nyata. Dan game dapat menjadi tempat yang aman bagi anak untuk menemukan dan terhubung dengan orang lain melalui cara yang positif.

Selain itu, game juga dapat memberikan anak-anak sesuatu yang menarik untuk dibicarakan di sekolah bersama teman-temannya. Bagi anak yang kerap kesulitan untuk menemukan topik diskusi, ketertarikan mereka terhadap game tentu dapat membantunya mengatasi permasalahan tersebut.

4. Mendorong imajinasi dan kreativitas

Saat anak masih benar-benar kecil, permainan seperti lego hingga boneka dapat orang tua berikan dengan mudah kepada mereka guna menyediakan ruang bagi anak untuk bermain imajinatif. Akan tetapi, anak yang sudah memasuki usia remaja cenderung tidak lagi menyukai permainan semacam itu. Sebagai gantinya, game akan memberikan anak kesempatan untuk melanjutkan permainan imajinatif mereka.

Ada beberapa bukti yang mengatakan bahwa bermain game mampu mendorong pemikiran kreatif anak. Salah satunya menunjukkan kreativitas dan rasa ingin tahu yang tinggi pada gamer berusia 12 tahun saat ia diminta untuk menggambar, bercerita, mengajukan pertanyaan, dan membuat prediksi.

Remaja yang candu bermain game akan membuang waktu nya, banyak remaja yang bermain game dari pagi hingga larut malam. Mereka tidak hanya menghabiskan waktu nya menjadi tidak bermanfaat, melainkan ia juga menghabiskan uang nya untuk top-up diamond.

Terlalu sering bermain game, apalagi sampai membuat anak tidak melakukan aktivitas lain bisa memicu beragam dampak buruk, di antaranya :

1. Kesehatan Mata Terganggu

Menatap layar komputer atau gadget terlalu lama saat bermain game otomatis akan membuat kesehatan mata anak jadi menurun mulai dari mata lelah, minus bertambah, sampai kerusakan saraf mata.

2. Gangguan Motorik

Hanya duduk bermain game saja seharian juga membuat anak jadi kurang banyak bergerak. Akibatnya, lama kelamaan kemampuan motorik si kecil akan menurun sehingga pertumbuhan badannya jadi tidak maksimal dan anak berisiko mengalami obesitas.

3. Nyeri Sendi

Saat bermain game, anak tanpa sadar duduk membungkuk atau tiduran. Posisi duduk ini bukanlah posisi duduk yang sehat. Jika anak duduk dalam posisi yang salah terlalu lama, itu bisa membuat ototnya terasa kaku dan nyeri sendi.

4. Menurunkan Tingkat Konsentrasi Anak

Menurut penelitian, kecanduan bermain game bisa membuat anak mengalami gangguan konsentrasi. Ketika anak senang bermain game, akan terjadi perubahan pada struktur dendrit sel-sel di dalam otaknya. Hal ini mengakibatkan konsentrasi anak menurun, sehingga ia mudah lupa dan gagal fokus. Paparan radiasi dari perangkat elektronik juga bisa melemahkan konsentrasi anak.

(Rihanni) 

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA