MUTIARA HIKMAH (8) KINI PEJUANG CERDAS ITU TELAH PERGI MENINGGALKAN KITA Oleh : Abu Akrom

banner post atas

Satu demi satu tokoh dan pejuang NW (Nahdlatul Wathan) Jakarta dipanggil menghadap yang kuasa. Tiga bulan yang lalu tepatnya tanggal 7 Oktober 2019 Ust. Drs. Hamzani, SQ, Al Hafizh meninggal pada saat bertugas mendampingi perserta didik SMA NW Jakarta melaksanakan kegiatan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) di Bogor.

Baru-baru ini Selasa, 28 Januari 2020 Ust. Mohamammad Noor, SH, MH, juga dipanggil oleh Allah meninggalkan kita untuk selamanya ketika beliau bertugas sebagai abdi negara melaluli Mahkamah Agung RI di Pontianak, Kalimantan Barat.

Ust. Moh. Noor bersama keluarga tercinta potret keluarga bahagia

Banyak sekali orang merasa kehilangan dengan kepergiannya, baik dikalangan keluarga, sahabat, teman seperjuangan di NW Jakarta, maupun tempat beliau bekerja di Mahkamah Agung RI. Sehingga banyak ucapan bela sungkawa yang tersebar, baik di media sosial maupun dalam bentuk karangan bunga yang berjejer di sebelah rumahnya, salah satunya dari pimpinan Mahkamah Agung RI pusat.

Iklan
Karangan bunga ucapan duka cita

Sungguh ini diluar dugaan cepat sekali meninggalkan kita, padahal belum lama beliau berbagi ilmu kepada 20 siswa pilihan dari SMP dan SMA NW Jakarta tentang bagaimana menulis berita yang menarik, berbobot dan berkualitas.

Penulis sendiri ikut serta dalam pelatihan menulis tersebut. Ketika beliau menjelaskan bagaimana menulis berita yang benar, terlihat sekali penyampaiannya yang sangat menarik, lugas, luwes, gamblang dan praktis, menyebabkan para siswa yang ikut serta pada waktu itu terlihat sangat tertarik, senang dan puas.

Pada saat beliau memberi pelatihan jurnalis di Ponpes NW Jakarta

Di tengah kesibukannya yang sangat padat, ternyata beliau masih menyempatkan waktu untuk berbagi ilmu jurnalis bagaimana menjadi penulis berita yang handal. Ini semua beliau lakukan sebagai bentuk tanggung jawab moral, karena secara kepengurusan beliau mendapatkan amanah sebagai pembina media Sinar5News.com periode 2019-2023.

BACA JUGA  Pemprov DKI Bagikan Bantuan SoSial Tunai, Ini Syaratnya

Dalam kesehariannyapun beliau senantiasa tawaddhu’, mudah bergaul, ramah dan sederhana. Padahal beliau ini adalah salah saeorang pejabat negara yang bekerja di Mahkamah Agung RI. Disamping sebagai pejabat negara, juga aktif mengabdikan diri di Ponpes NW Jakarta sejak tahun 1998 hingga akhir kematiannya.

Kalau melihat riwayat pendidikannya dari kecil sampai perguruan tinggi, nampak sekali kecerdasannya yang luar biasa dan ini diakui oleh teman-teman dan guru-gurunya. Ini wajar karena beliau sangat tekun belajar dan mengikuti pelatihan-pelatiahan untuk menunjang kemajuannya demi menggapai cita-cita yang diimpikan. Sehingga berkat ketekunannya beliau mencapai puncak karir yang tinggi sebagai salah seorang pejabat terbaik di di Mahkamah Agung RI.

Dalam hubungannya kepada sesama dan kepada Allah Sang Maha Pencipta, Mohammad Noor adalah sosok hamba Allah yang saleh yang sangat berbakti kepada kedua orangtuanya, santun dan baik tutur kata dan budi bahasanya, serta taat dalam beribadah.

Semua darma baktimu akan terus dikenang sepanjang masa. Kami akan terus melanjutkan perjuanganmu menjadi manusia yang aktif dan bermanfaat bagi sesama. Beristirahatlah dengan tenang di alam barzakh, nikmatilah indahnya alam kubur dan semoga Allah selalu menyayangimu hingga engkau dimasukkan ke dalam surga-Nya. Aamiin.

Bekasi, 6 Jumadil Akhir 1441 H/31 Januari 2020 M