Minta Audit, Dua Lembaga Mendesak Kementerian Lingkungan Hidup Turun Ke Galian C di Bengkulu

banner post atas

(Sinar5News.com) Jakarta – Aksi kerusakan lingkungan hidup di wilayah Bengkulu Tengah mengundang dua (2) lembaga lokal berang dan kecewa . Pasalnya, banyak dugaan jenis galian C di wilayah tersebut ilegal, dan juga mengakibatkan kerusakan secara masif. 

“Dalam waktu dekat, kami akan menyampaikan surat laporan secara resmi ke pihak penegak hukum, khususnya pihak yang berwenang menangani masalah ini, yakni Tipiter Bareskrim Mabes Polri,” ucap Rustam Ependi, Ketua Harian Front Pembela Rakyat (FPR) Bengkulu, saat konferensi persi di kantor DPP Benteng Jokowi (BeJo) di Jl. Kertanegara 25 Jakarta Selatan, Selasa malam (05/11/2019).

Teks: Front Pembela Rakyat (FPR) Bengkulu saat menggelar konferensi pers di kantor Benteng Jokowi (BeJo) Jl. Kertanegara 25 Jakarta Selatan, Selasa malam (05/11/2019) didampingi langsung Jack T.W. Tumewan Ketua Umum BeJo. Foto: Syafrudin Budiman.

Rustam sapaan akrabnya, saat konferensi pers didampingi Jack T.W. Tumewan Ketua Umum BeJo dan Yasmidi Ketua Bengkulu Coruption Watch (BCW), Tri Nurhayat Ketua LSM Tegar RI Bengkulu Tengah dan Imam Sobri Pulungan Noya Ketua DPW Kitra Bengkulu.

Iklan

BACA JUGA  Samsat Perizinan Kapal Perikanan Pertama Kali di Indonesia, Kini Hadir di NTB