Merasa ilmux melebihi dari gurunya Akibatx tak perolehكبركاهن hidupnya Oleh Badri HS QH

banner post atas

Belasan thn lalu ada seorang santri
Di rubat tarim pd saat itu ia nyantri
Yg di asuh Habib Abdulloh assyatiri
Hingga mjdi seorang yg ‘Alim sekali

Kitabتحفة المحتاج empat jilid dihafalx
Tak seorg- pun yg tak mengenalnya
Di prediksikan menjadi calon ulama
Krna m’guasai kitab2 yang di hafalx

Suatu hari حبيب عبد الله sdg mengisi
Yaitu tentang pengajian rutin santri
tiba-tiba habib bertanya ttg santrix
Murid yg ‘Alim itu guru menanyaix

Iklan

Kemana si fulan? tanya sang gurux
Smua santri bingung menjawabnya
Ternyata santri dimaksud tidak ada
Ia keluar mengisi pengajian di kota

Sang murid keluar tanpa seizinnya
Habib Abdullah sang wali berkata
Baiklak gak apa tapi ilmux ttp disini
Di Mukalla sang ‘Alim ini sll di nanti

Para pecinta ilmu itu ia dinantikan
Kehadiran sang Alim padahal santri
Di Masjid Omar mengisi pengajian
Tapi sayang gurux tak di ceritakan

Singkat cerita si santri ini pun maju
Dan mulai membuka ceramahx itu
dgn salam dn مقدمة yg pendek saja
Ternyata si عالم ini tak bisa berkata2

Bahkan kitab sekelas sapinatunnaja
Si Alim tidak mampu mengingatnya
Sontak ia tertunduk dan menangisi
Para جماعةheran& bertanya dlm hati

Salah seorg ulama kota mghampiri
Dan bertanya, mengapa sdr begini?
Apa yang engkau lakukan sblm itu?
Ia jawab : Saya keluar tak izin guru

Ia menangis,sgera menemui gurux
Utk minta maaf atas kesalahannya
Parahx ia tak minta maaf pd gurux
Dgn tingkahnya ini جماعة menjauhix

Ksombongan mbuat org menjauhix
tak ada satupun yg perduli padanya
hidupx sangat miskin dan terlunta2
Kebutuhan hidupnya sulit di dapatx

Merasa ilmux melebihi dari gurunya
Akibatx tak perolehكبركاهن hidupnya
Tak perlu meminta izin sama gurux
Karna ilmux melebihi dari temennya
Jakarta, 24 Juni 2020

BACA JUGA  Prof H Harapandi :Langkah Kelima Agar Semakin Dekat Dengan Al-Khaliq