Sinar5News.Com. Depok – Bertempat di markas Patriot Bela Bangsa di Jalan Raya Jakarta – Bogor Cilodong Depok. Tempat diadakan diskusi kebangsaan yang merupakan agenda rutinitas DPP Patriot Bela Bangsa. Jurnalis sinar5news.com hadir ikut serta dari dekat meliput agenda yang dilakukan mencerdaskan anak bangsa. Di taman yang sangat asri kami menyaksikakan puluhan anak negeri usia sekolah yang sedang mengikuti kegiatan belajar.
Sementara diskusi berlangsung Sekjen Forum Kebangsaan Arwandi, meyikapi “kondisi keberagaman bangsa Indonesia harus terus kita jaga bersama, nilai – nilai budaya yang ada yang sudah berjalan secara berkelinden menyatu dengan nilai – nilai agama sudah mengakar berjalan baik di negeri kita. Tradisi ini perlu kita jaga oleh semua komponen bangsa. Sehingga ajaran dan falsafah Pancasila yang sudah menjadi Ideologi berbangsa yang tidak boleh dibenturkan oleh sebagian komunitas atau ormas yang mencoba menjual isu – isu agama untuk kepentingan politik pribadi.
Nilai keberagaman sudah menjadi ciri kita di tanah Nusantara ini, untuk hidup berdampingan bersama. sementara dalam urusan beribadah dan berkeyakinan dipersilahkan menjalankan sesuai dengan keyakinan masing-masing dengan selalu menghormati agama dan keyakinan anak bangsa lainnya. Oleh karena itu, dalam masalah menghadirkan pemimpin di Depok warga Depok selaku masyarakat yang sangat plural, penuh warna mesti harus mengedepankan nilai-nilai kebhinekaan menghadirkan pemimpin yang mampu menjaga keberagaman dan kebhinekaan sesuai jati diri bangsa. Model pemimpin masa depan ini yang perlu dihadirkan oleh rakyat dan warga Depok”. Demikian Sekjen Forum Kebangsaan Arwandi utarakan.
Sementara Ketua umum DPP Patriot Bela Bangsa, Ali Akbar menyarankan “agar Depok ke depan sudah saatnya menghadirkan pemimpin wali kota yang mampu menjaga pluralitas dan kebhinekaan warganya sehingga kehidupan yang harmoni tetap terjaga dalam rangka membawa masyarakat Depok khususnya dan Indonesia umumnya maju berperadaban”.
Diskusi berjalan sangat meriah walaupun hanya dihadiri oleh komunitas pimpinan kepemudaan dari berbagai latar belakang. Lebih lanjut Ketum Ali akbar merekomendasikan “Pradi – Afifah dengan nomor urut 1 (satu) yang sangat pas melanjutkan kepemimpinan di kota Depok dengan kombinasi Birokrasi dan Pengusaha”. Demikian himbaunya.
Demikian agenda diskusi kebangsaan kali ini penuh warna dan sangat humanis menyejukkan. Yang berlansung sangat demokratis penuh kekeluargaan.18 Nov 20. (Red)




