MENGAJAK ORANGTUA BERPERAN MENJADI GURU BAGI ANAK SAAT PANDEMI COVID 19

banner post atas

Oleh : Rianty Eska Putri, M.Pd

Dimusim Pandemi Covid-19 yang menjadikan kegiatan pembelajaran di sekolah, kini dilaksanakan di rumah masing masing atau yang di kenal dengan istilah Pembelajaran Jarak Jauh ( PJJ )

Kegiatan pembelajaran jarak jauh yang di laksanakan di rumah tentunya mengajak peran serta orangtua untuk mendampingi sang anak saat kegiatan pembelajaran tersebut. Namun bagaimana kira-kira yang dirasakan orangtua saat mereka dituntut untuk berperan menjadi guru di rumah?. Serta apa saja yang orangtua harus lakukan saat mereka di tuntut untuk berperan menjadi guru di rumah bagi anaknya?. Mari kita bahas hal-hal yang perlu orangtua lakukan saat mendampingi anak dalam kegiatan pembelajaran di rumah.

Iklan

1. Sabar dalam membimbing anak belajar

Sikap paling utama yang harus dimiliki orangtua ketika berperan menjadi guru di rumah untuk anaknya adalah sabar. Ya sabar seperti halnya seorang guru di sekolah yang menjadi modal utama dalam mengajarkan peserta didiknya. Kriteria sabar dalam hal ini adalah orangtua harus selalu memantau perkembangan anak saat kegiatan pembelajaran di rumah, serta sabar dalam membantu dan mendampingi jika anak mengalami kesulitan belajar Jika orangtua tidak sabar dalam membimbing anak ketika pembelajaran jarak jauh berlangsung, tentu sang anak akan merasa kesulitan untuk berkonsentrasi.

2. Selalu merespon apapun yang ditanyakan anak

Kegiatan pembelajaran jarak jauh yang mungkin dapat dikatakan terbatasnya proses komunikasi antara guru dan peserta didik, tentu menjadikan anak di rumah akan selalu bertanya-tanya jika sang anak mengalami kesulitan saat belajar, disinilah orangtua juga berperan sebagai guru di rumah untuk anaknya dengan merespon apapun yang ditanyakan anak, dampak positif apabila orangtua selalu merespon anak adalah anak akan menjadi aktif dan komunikasi yang terjalin antara orangtua dan anak semakin baik.

BACA JUGA  Universitas Hamzanwadi Sterilisasi Lingkungan Kampus. Cegah Penyebaran Covid-19.

3. Memberikan support motivasi untuk anak

Perasaan yang tidak dapat dihindari bagi anak saat kegiatan pembelajaran jarak jauh adalah rasa bosan, peran orangtua disini juga begitu penting didalam memberikan support dan motivasi agar anak tetap semangat mengikuti kegiatan pembelajaran. Support dan motivasi yang dapat diberikan adalah dengan selalu memberikan kata-kata positif untuk anak seperti contoh : “Semangat ya nak belajarnya, nanti jika mendapatkan nilai baik ibu akan berikan hadiah” atau “ayook nak semangat biar kamu nanti bisa dapat predikat siswa terajin di sekolah, cita-cita kamu juga pasti akan tercapai kalau selalu rajin dan semangat belajar, ibu dan bapak pasti bangga banget sama kamu.” Dengan memberikan kata kata positif dan memberikan reward untuk anak, anak akan terus bersemangat belajar di rumah.

4. Mempersiapkan media belajar untuk anak

Hal yang paling krusial untuk orangtua dalam berperan sebagai guru di rumah untuk anak dalam proses kegiatan pembelajaran jarak jauh adalah mempersiapkan media belajar untuk anak, mengingat kegiatan pembelajaran di rumah ini membutuhkan beberapa gadget, buku dan beberapa aplikasi pendidikan sebagai alat belajar. Untuk itu penting bagi orangtua mempersiapkan media belajar bagi anak agar keberlangsungan proses kegiatan pembelajaran anak berjalan dengan baik dan lancar.

5. Selalu memantau perkembangan belajar anak

Hal lain yang harus dilakukan orangtua adalah dengan terus memantau perkembangan belajar anak, mengingat kegiatan pembelajaran semua dilakukan di rumah, tentu anak juga mengalami kesulitan didalam mengatur tugas-tugas mata pelajarannya. Oleh karena itu penting bagi orangtua untuk selalu melihat perkembangan belajar sang anak, orangtua harus mengetahui apa saja mata pelajaran yang dirasa begitu sulit untuk anak serta melihat hasil evaluasi belajar anak melalui nilai yang didapatkan.

BACA JUGA  Kesungguhan Cinta Antara Dunia dan Allah SWT Sangatlah Berbeda.

6. Memberikan waktu untuk mendampingi anak saat belajar

Point terakhir bagi orangtua dalam berperan sebagai guru di rumah adalah waktu. Kegiatan pembelajaran yang dilakukan di rumah tentu membuat anak seharian berada di rumah. Oleh karena itu orangtua diusahakan mampu memberikan waktu nya untuk anak, seperti menemani mereka belajar bahkan membantu jika anak mengalami kesulitan saat belajar. Dengan memberikan waktu kepada anak hubungan antara orangtua dan anak dapat terjalin lebih baik dan lebih erat.

Itulah beberapa hal yang harus dimiliki oleh orangtua ketika mereka dituntut untuk berperan sebagai guru di rumah. Dengan melakukan hal tersebut tentu akan memberikan dampak positif bagi anak dan juga orangtua. Selain itu orangtua akan dapat juga merasakan bagaimana luar biasanya profesi seorang guru di sekolah ketika mengajarkan buah hati mereka.