Ketua HKTI NTB : Lombok Menjadi Daerah Penyetok Bibit Bawang Putih Terbesar di Indonesia.

Foto : H.Rumaksi,SJ ( Ketua HKTI NTB )
banner post atas

Sinar5news.com – Lombok Timur – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah menyiapkan 250 ton bibit bawang putih untuk musim tanam tahun 2021 ini, yang diperkirakan akan mulai penanamannya pada bulan Maret mendatang. Jumlah areal pengembangan bawang putih yang dibina oleh HKTI NTB sekitar 1.116 hektar.

Foto : Bawang Putih Sembalun Lombok-NTB.

Ketua HKTI NTB H.Rumaksi,SJ,SH mengatakan pihaknya pada musim tanam tahun 2020 kemaren menggelontorkan dana dari program Tunas Bank NTB tidak kurang dari Rp.8 miliar,untuk biaya produksi bibi bawang putih, dan tidak menutup kemungkinan dana itu akan ditambah pada musim tanam 2021 ini untuk pengembangan bibit bawang putih sembalun.

“Dalam memproduksi bibit bawang putih ini ada istilahnya pemurnian, dimana dari proses penanaman sampai panen, petani akan didampingi oleh Petugas dari BPSB (Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih). Jadi bibit ini baru  boleh turun dari sembalun, sampai dia menjadi bibit dan diberikan label yang resmi oleh BPSB dan BPTP, nah kalau sudah diberikan label sertifikasi benih silahkan dibawa kemana saja,” terang H.Rumaksi yang juga Wakil Bupati Lombok Timur. Rabu (20/01/2021).

Iklan

H.Rumaksi juga menambahkan, kredit Tunas yang diberikan petani bawang putih sembalun dengan jangka waktu satu tahun. Menurut laporan yang diterimanya dari pihak Bank NTB meskipun jangka kredit belum habis, sudah banyak petani yang sudah mengembalikan kreditnya.

“Kemaren Pak Samsul (Direktur Bank NTB-red) datang melaporkan sudah banyak yang nyetor meskipun belum satu tahun. Saya mengatakan lanjutkan untuk yang lain,” tegasnya.

Berkat binaan dari HKTI NTB tercatat Lombok menjadi menjadi daerah yang memiliki stok bibit bawang putih terbesar secara nasional, sehingga beberapa provinsi di Indonesia memesan bibit bawang putih dari Lombok seperti Provinsi Maluku dan lainnya.(Bul)

BACA JUGA  Tujuan Pengukuran Tanah Pesantren NW Gabus-Bekasi